PARHOLONG: Nama Lain Dari Pulau-Pulau Yang Ada di Indonesia

Nama Lain Dari Pulau-Pulau Yang Ada di Indonesia


Gbr: Peta Indonesia di dalam Ruangan Kemerdekaan di Tugu Monas.


Hai sobat Parholong. Mungkin ada beberapa diantara sobat yang tidak tau nama-nama lain dari pulau yang ada di Indonesia. Kali ini kita akan membahas apa aja sih nama pulau-pulau yang selama ini kita dengar ternyata mempunyai nama lain.

Berikut pulau-pulau di Indonesia yang memiliki nama lain:
1. Sumatera – Pulau Andalas, Pulau Percha dan Pulau Emas(Swarnadwipa). 
   Sumatera adalah pulau keenam terbesar di dunia yang terletak di Indonesia. Dalam beberapa prasasti Pulau Sumatera juga disebut Pulau Emas atau Panah Emas. Sumatera, pulau besar yang menjadi benteng wilayah Indonesia bagian barat ini dahulu dikenal sebagai Pulau Swarnadwipa atau Suvarnadwipa. Dilansir dari laman National Geographic, nama "Suvarnadvipa" muncul dalam Prasasti Nalanda di India yang berangka tahun 860. Saat itu, prasasti menceritakan ekspedisi raja ke Kerajaan Sriwijaya di Sumatera. Swarna atau Suvarna sendiri memiliki makna emas. Sebab, saat itu Sumatera memang dikenal sebagai penghasil emas.  Istilah ini juga disebut pada kisah Ramayana. Menurut beberapa riwayat, pemberian nama Andalas untuk Pulau Sumatera didasari karena adanya kemiripan antara negeri-negeri di Sumatera dengan negeri Andalusia, Spanyol, dengan Andalusia yang dikenal sebagai negeri yang bertabur emas. Pendapat lainnya adalah karena adanya kemiripan antara bentuk daun tanaman Andalas dengan bentuk pulau Sumatera. Dikisahkan bahwa nenek moyang orang Sumatera telah merawat tanaman-tanaman Andalas sejak ratusan tahun lalu, yaitu disebuah daerah bernama Nagari Andaleh, Sumatera Barat.

2. Jawa – Jawadwipa, Java
Nama Jawa saat ini diambil dari nama yang diberikan oleh nenek moyang terdahulu, yakni Jawadwipa yang berarti pulau yang makmur akan padi. Ada juga yang menyebut istilah ini diambil dari "jawawut", tanaman biji yang menjadi makanan pokok sejumlah bangsa Asia. Menurut Thomas Stamford Raffles dalam The History of Java (1817), nama Yavadvipa telah disebut dalam sejumlah kisah klasik India seperti Ramayana. Sejumlah berita China dari abad ke-5 juga disebut telah menyinggung mengenai Pulau Jawa dengan sebutan Shi-Po. Menurut Denys Lombard, berita China dari masa Dinasti Yuan kemudian menyebutnya sebagai "Zhao-Wa". Saat ini, Jawa menjadi pulau yang memiliki kepadatan penduduk tertinggi di Indonesia. Ini disebabkan pusat pemerintahan negara dan pembangunan yang banyak terdapat di sana.

3. Kalimantan – Borneo
Nama Borneo dicetuskan oleh kolonial Inggris dan Belanda untuk menyebut Kalimantan. Hal itu berasal dari sebutan untuk Kesultanan Brunei. Hal ini karena letak negeri kerajaan itu yang berada satu pulau dengan Kalimantan. Meski begitu, penulis asal AS, Eugene Linden, menyebut kemungkinan bahwa kata "Borneo" bisa juga berasal dari bahasa Sansekerta "Varuna", dewa hujan yang dipercaya masyarakat Hindu. Menurut Linden, masyarakat Indonesia menyebut Borneo sebagai Kalimantan merujuk pada kata Sansekerta "Kalamantahana" yang berarti pulau yang sangat panas. Manuskrip "Nagarakretagama" yang ditulis Mpu Tantular pada abad ke-14 sendiri pernah menyinggung mengenai pulau "Nusa Tanjungnagara" yang kemungkinan merujuk pada Kerajaan Tanjungpura di Kalimantan.

4. Sulawesi – Celebes
Berdasarkan situs pariwisata Sulawesi, nama Celebes pertama kali digunakan oleh orang-orang Portugis pada awal abad ke-16 untuk menyebut Sulawesi. Ada juga sumber informal yang menyebut bahwa nama Celebes muncul setelah rombongan dari Belanda datang ke pulau yang menyerupai huruf K ini, Orang Belanda itu menanyakan apa nama daerah yang didatanginya ini kepada warga setempat. Karena perbedaan bahasa yang tidak dimengerti oleh warga lokal tadi, ia mengira tamu yang datang padanya sedang menanyakan benda apa yang sedang dipegangnya. Sontak, orang itu menjawab "Sele bessi" yang berarti badik (senjata tradisional Sulawesi) yang terbuat dari besi. Saat itu memang ia tengah membersihkan badik miliknya. Sejak saat itulah nama Celebes digunakan untuk menyebut Pulau Sulawesi sebelum berganti nama menjadi Sulawesi sampai saat ini.

5. Papua – Irian
Dikutip dari laman Pusat Penelitian Politik LIPI, nama Irian diperkirakan berasal dari kosakata dari bahasa Biak, yakni "Mariiyen” yang berarti "bumi yang panas". Versi lain, kata Irian berasal dari bahasa Onim (Patipi) yakni dari kata "tiri abuan" yang berarti "daratan besar". Masih dari sumber yang sama, kata Irian juga berasal dari bahasa Aram, yakni "urryan" yang berarti "sinar terang". Nama ini disebut muncul secara formal dalam Konferensi Malino pada 15-22 Juli 1946. Frans Kaisiepo yang kelak menjadi gubernur, mengusulkan nama "Iryan". Nama ini berubah menjadi "Irian" yang berarti "Ikut RI Anti-Nederland".

6. Bali – Pulau Dewata
Ada banyak sekali sebutan yang diberikan kepada pulau Bali ini, baik dari wisatawan lokal ataupun wisatawan asing. Beberapa diantaranya adalah Pulau Dewata, Pulau Seribu Pura, The Island Of God dan Pulau Cinta. Pemberian julukan ini bukanlah tanpa alasan, karena di balik nama julukan tersebut menyimpan makna yang berasal dari masyarakat maupun dari budaya dan kehidupan di Bali.




No comments:

Post a Comment

Mengenal "Super Flu": Mengapa Gejalanya Terasa Lebih Berat?

Istilah "Super Flu" sering muncul di media sosial dan berita belakangan ini. Meskipun ini bukan istilah medis resmi, masyarakat me...