Sudah berapa kali Menteri Agama RI, Fadli Zonk, Kang Emil, Komnas Ham, Din Syamsudin, Mardani & pendukung kepulangan kombatan ISIS ini sdh membesuk & memberi perhatian kepada anak korban bom kebiadaban teroris ini ? Atau belom sama sekali ?
Jeritan Hati Ibu Korban Bom Samarinda
Trinity sampai saat ini masih harus menjalani perobatan di Guangzhou - China.
Dia sampai meninggalkan sekolahnya, gara gara perbuatan teroris biadab yang telah melempar bom di Gereja Sengkotek pada tanggal 13 November 2016, tiga tahun yang lalu.
Tidak tahu entah berapa kali lagi operasi untuk mengembalikan fungsi tangan dan jemarinya.
Jari tangan kanan - kiri semuanya harus di operasi entah berapa kali lagi.
Jari kanan nya tidak bisa di buka dengan normal, karena kulit nya rusak terbakar.
Jari kelingking nya sebelah kanan masih tertekuk tidak bisa lurus dan itu juga masih perlu harus di operasi.
Dan jemari tangan kirinya sudah 6 kali di operasi di China itupun juga belum bisa berfungsi. Tangan kirinya tidak punya kekuatan karena fungsi Syraf tanganya jadi lemah tidak kuat.
Dan jari tangan kirinya ini masih perlu operasi beberapa kali lagi supaya bisa di fungsikan..
Dan itupun hanya bisa maksimal 85 persen aja kata dokter.
Sebenarnya saya tidak ingi menuliskan kondisi gadis keciku ini, karena membuatku berurai air mata, sedih banget yaðŸ˜ðŸ˜ðŸ˜ðŸ˜ðŸ˜ðŸ˜
Belum lagi pemerintah yang tidak mau peduli dan tidak mau membantu biaya pengobatan sejak berobat di China.
Untunglah ada banyak orang2 yang bermurah hati yang menjadi Malaikat penolong bagi Trinity.
Dan sampai saat ini biaya operasi dan semua biaya perobatan rumah Sakit, teraphy dan lainnya di bantu oleh Ito Birgaldo Sinaga dan sahabat2 seperjuangannya.
Hal inilah yang membuat hati saya marah dan dongkol mendengar rencana pemulangan combatan ISIS ke Indonesia.😠ðŸ˜
##tolakISIS
Sarina Gultom
Ibu Kandung Trinity


No comments:
Post a Comment