Ada beberapa ayat Alkitab yang sering dijadikan dasar bahwa *firman Tuhan tidak boleh ditafsirkan sembarangan* atau menurut kehendak sendiri. Ayat-ayat ini juga memberi *peringatan bagi orang yang memutarbalikkan firman Tuhan*.
1. 2 Petrus 1:20–21
“Yang terutama harus kamu ketahui ialah, bahwa **nubuat-nubuat dalam Kitab Suci tidak boleh ditafsirkan menurut kehendak sendiri**, sebab tidak pernah nubuat dihasilkan oleh kehendak manusia, tetapi oleh dorongan Roh Kudus orang-orang berbicara atas nama Allah.”
Makna:
Ayat ini menegaskan bahwa firman Tuhan berasal dari Roh Kudus, sehingga *tidak boleh ditafsirkan sesuka hati manusia*.
2. 2 Petrus 3:16
“...Dalam surat-suratnya ada hal-hal yang sukar difahami, sehingga **orang-orang yang tidak memahaminya dan yang tidak teguh imannya memutarbalikkannya** menjadi kebinasaan mereka sendiri, sama seperti yang juga mereka lakukan dengan tulisan-tulisan yang lain.”
Makna / Upahnya:
Orang yang *memutarbalikkan atau menafsirkan firman Tuhan secara salah* akan membawa *kebinasaan bagi dirinya sendiri*.
3. Wahyu 22:18–19
“Jika seorang menambahkan sesuatu kepada perkataan-perkataan kitab ini, maka *Allah akan menambahkan kepadanya malapetaka-malapetaka* yang tertulis di dalam kitab ini.
Dan jika seorang mengurangkan sesuatu dari perkataan-perkataan kitab nubuat ini, maka *Allah akan mengambil bagiannya dari pohon kehidupan dan dari kota kudus*.”
Makna / Upahnya:
Ini adalah *peringatan keras* bagi siapa saja yang *menambah, mengurangi, atau memutar firman Tuhan*.
✅ Kesimpulan:
Alkitab mengajarkan bahwa firman Tuhan harus ditafsirkan dengan benar, dipimpin oleh Roh Kudus, dan tidak menurut kehendak sendiri. Orang yang *memutarbalikkan firman Tuhan* diperingatkan akan menghadapi *kebinasaan atau hukuman dari Tuhan*.
No comments:
Post a Comment