Dalam Alkitab, ada beberapa ayat yang menunjukkan bahwa **Yesus memerintahkan orang percaya untuk dibaptis**. Baptisan dipahami sebagai tanda pertobatan, iman kepada Kristus, dan masuk dalam kehidupan baru sebagai pengikut-Nya.
1. Amanat Agung Yesus
Matius 28:19
Yesus berkata kepada murid-murid-Nya:
> “Karena itu pergilah, jadikanlah semua bangsa murid-Ku dan **baptislah mereka dalam nama Bapa dan Anak dan Roh Kudus**.”
**Maknanya:**
* Yesus memberi **perintah langsung** kepada para murid.
* Orang yang menjadi murid Kristus **dibaptis sebagai tanda iman**.
* Baptisan dilakukan **dalam nama Bapa, Anak, dan Roh Kudus**.
Ini sering disebut **Amanat Agung**, yaitu tugas gereja untuk memberitakan Injil dan membaptis orang yang percaya.
2. Yesus Sendiri Memberi Contoh Dibaptis
Matius 3:13–17
Yesus datang kepada **Yohanes Pembaptis** untuk dibaptis di sungai Yordan.
**Maknanya:**
* Yesus memberi **teladan kerendahan hati dan ketaatan kepada Allah**.
* Baptisan menjadi **tanda awal pelayanan rohani**.
3. Perintah Baptisan Setelah Orang Percaya
Markus 16:16
> “Siapa yang **percaya dan dibaptis** akan diselamatkan.”
**Maknanya:**
* Percaya kepada Kristus adalah yang utama.
* Baptisan menjadi **tindakan iman setelah percaya**.
Kesimpulan
Berdasarkan ajaran Yesus dalam Alkitab:
1. **Yesus memerintahkan murid-murid untuk membaptis orang yang percaya** (Matius 28:19).
2. **Yesus sendiri dibaptis sebagai teladan** (Matius 3:13–17).
3. **Baptisan adalah tanda iman kepada Kristus** setelah seseorang percaya (Markus 16:16).
Jadi, bagi orang Kristen, **baptisan bukan sekadar tradisi**, tetapi **perintah Yesus dan tanda bahwa seseorang menjadi pengikut-Nya**.
No comments:
Post a Comment