PARHOLONG: Tujuan Utama Yesus Mati di Kayu Salib

Tujuan Utama Yesus Mati di Kayu Salib

Menurut Alkitab, tujuan utama Yesus mati di kayu salib adalah untuk:

 * Penebusan Dosa Umat Manusia: Ini adalah inti dari pengorbanan Yesus. Manusia telah jatuh dalam dosa karena ketidaktaatan Adam, dan upah dosa adalah maut. Yesus, yang tanpa dosa, menjadi korban penebusan yang sempurna untuk dosa-dosa manusia.

   * 1 Petrus 3:18: "Sebab juga Kristus telah mati sekali untuk segala dosa kita, Ia yang benar untuk orang-orang yang tidak benar, supaya Ia membawa kita kepada Allah;"

   * 2 Korintus 5:21: "Dia yang tidak mengenal dosa telah dibuat-Nya menjadi dosa karena kita, supaya dalam Dia kita dibenarkan oleh Allah."

   * Kolose 1:14: "Di dalam Dia kita memiliki penebusan kita, yaitu pengampunan dosa."

   * 1 Yohanes 2:1-2: "Anak-anakku, aku menuliskan semuanya ini kepadamu, supaya kamu jangan berbuat dosa. Namun, jika seorang berbuat dosa, kita mempunyai seorang pengantara pada Bapa, yaitu Yesus Kristus, yang adil. Dan Ia adalah pendamaian untuk dosa-dosa kita, dan bukan hanya untuk dosa-dosa kita saja, tetapi juga untuk dosa seluruh dunia."

 * Membawa Manusia Kembali kepada Allah (Pendamaian): Dosa memisahkan manusia dari Allah. Kematian Yesus membuka jalan bagi manusia untuk didamaikan kembali dengan Allah dan memiliki hubungan yang dipulihkan.

   * Roma 5:10-11: "Sebab jikalau kita, ketika masih seteru, diperdamaikan dengan Allah oleh kematian Anak-Nya, lebih-lebih lagi kita, yang sekarang telah diperdamaikan, pasti akan diselamatkan oleh hidup-Nya! Dan bukan hanya itu saja, tetapi kita juga bermegah dalam Allah oleh Yesus Kristus, Tuhan kita, sebab oleh Dia sekarang kita telah menerima pendamaian itu."

 * Memusnahkan Kuasa Iblis dan Maut: Kematian dan kebangkitan Yesus mematahkan kuasa dosa dan maut yang dipegang oleh Iblis.

   * Ibrani 2:14-15: "Karena anak-anak itu adalah makhluk-makhluk darah dan daging, maka Ia juga menjadi sama dengan mereka dan mendapat bagian dalam keadaan mereka, supaya oleh kematian-Nya Ia memusnahkan dia, yaitu Iblis, yang berkuasa atas maut; dan supaya dengan jalan demikian Ia membebaskan mereka, yang seumur hidupnya berada dalam perhambaan karena takut akan maut."

 * Menunjukkan Kasih Allah yang Tak Terbatas: Kematian Yesus di kayu salib adalah bukti tertinggi dari kasih Allah kepada manusia.

   * Yohanes 3:16: "Karena begitu besar kasih Allah akan dunia ini, sehingga Ia telah mengaruniakan Anak-Nya yang tunggal, supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya tidak binasa, melainkan beroleh hidup yang kekal."

   * Roma 5:8: "Akan tetapi Allah menunjukkan kasih-Nya kepada kita, oleh karena Kristus telah mati untuk kita, ketika kita masih berdosa."

 * Teladan Ketaatan dan Pengorbanan: Yesus menunjukkan ketaatan sempurna kepada kehendak Bapa bahkan sampai mati di kayu salib, menjadi teladan bagi orang percaya.

   * Filipi 2:8: "Dan dalam keadaan sebagai manusia, Ia telah merendahkan diri-Nya dan taat sampai mati, bahkan mati di kayu salib."

   * 1 Petrus 2:21: "Sebab untuk itulah kamu dipanggil, karena Kristus pun telah menderita untuk kamu dan telah meninggalkan teladan bagimu, supaya kamu mengikuti jejak-Nya."

Ayat-ayat ini secara jelas menggambarkan tujuan ilahi di balik kematian Yesus di kayu salib, yaitu untuk menyelamatkan manusia dari dosa dan membawa mereka kembali kepada Allah.


No comments:

Post a Comment

Mengenal "Super Flu": Mengapa Gejalanya Terasa Lebih Berat?

Istilah "Super Flu" sering muncul di media sosial dan berita belakangan ini. Meskipun ini bukan istilah medis resmi, masyarakat me...