PARHOLONG: Yesus Kristus adalah Tuhan Semesta Alam

Yesus Kristus adalah Tuhan Semesta Alam

Dalam Kekristenan, mukjizat-mukjizat yang dilakukan oleh Yesus Kristus seringkali dipandang sebagai bukti nyata keilahian-Nya, menunjukkan kuasa dan otoritas yang melampaui kemampuan manusia biasa. Alkitab mencatat berbagai mukjizat ini, dan beberapa ayat secara eksplisit atau implisit mengaitkan kuasa-Nya dengan sifat keilahian-Nya.

Berikut adalah beberapa mukjizat Yesus yang menyoroti keilahian-Nya, beserta ayat-ayat Alkitab yang relevan:

1. Kuasa atas Alam

Yesus menunjukkan kuasa-Nya atas unsur-unsur alam, yang merupakan atribut Tuhan.

 * Meredakan Angin Ribut: Dalam Markus 4:35-41 (juga Matius 8:23-27 dan Lukas 8:22-25), Yesus meredakan angin ribut dengan satu perkataan. Para murid sangat terkejut dan berkata, "Siapakah gerangan orang ini, sehingga angin dan danau pun taat kepada-Nya?" Ini menunjukkan otoritas yang melebihi manusia biasa.

 * Berjalan di Atas Air: Dalam Matius 14:22-33 (juga Markus 6:45-52 dan Yohanes 6:16-21), Yesus berjalan di atas air. Hal ini adalah mukjizat yang hanya dapat dilakukan oleh kuasa ilahi, menegaskan bahwa Dia tidak terikat oleh hukum fisik dunia. Setelah melihat ini, murid-murid bersujud di hadapan-Nya dan berkata, "Sesungguhnya Engkau Anak Allah."

 * Mengubah Air Menjadi Anggur: Di Kana, Yesus mengubah air menjadi anggur pada suatu pesta pernikahan (Yohanes 2:1-11). Mukjizat ini adalah yang pertama dicatat dalam Injil Yohanes dan disebut sebagai "tanda" yang menyatakan kemuliaan-Nya.

2. Kuasa Mengampuni Dosa

Dalam Yudaisme, hanya Tuhan yang memiliki kuasa untuk mengampuni dosa. Ketika Yesus mengampuni dosa, hal itu dilihat sebagai klaim keilahian.

 * Menyembuhkan Orang Lumpuh: Dalam Markus 2:1-12 (juga Matius 9:1-8 dan Lukas 5:17-26), Yesus tidak hanya menyembuhkan seorang lumpuh, tetapi pertama-tama Dia berkata, "Anak-Ku, dosamu sudah diampuni." Para ahli Taurat menuduh-Nya menghujat, karena mereka tahu bahwa hanya Tuhan yang bisa mengampuni dosa. Namun Yesus membuktikan klaim-Nya dengan menyembuhkan orang lumpuh itu.

3. Kuasa Membangkitkan Orang Mati

Mukjizat membangkitkan orang mati, terutama yang sudah meninggal lama, menunjukkan kuasa atas hidup dan mati yang merupakan atribut ilahi.

 * Membangkitkan Lazarus: Kisah Lazarus dalam Yohanes 11:1-44 adalah salah satu mukjizat paling dramatis. Yesus membangkitkan Lazarus yang sudah empat hari mati. Mukjizat ini menyoroti kekuasaan Yesus atas kematian dan kebangkitan, menegaskan pernyataan-Nya, "Akulah kebangkitan dan hidup; barangsiapa percaya kepada-Ku, ia akan hidup walaupun ia sudah mati" (Yohanes 11:25).

 * Membangkitkan Anak Janda di Nain: Dalam Lukas 7:11-17, Yesus membangkitkan seorang anak muda yang adalah anak tunggal seorang janda.

 * Membangkitkan Anak Yairus: Dalam Markus 5:21-43 (juga Matius 9:18-26 dan Lukas 8:40-56), Yesus membangkitkan anak perempuan Yairus yang baru saja meninggal.

4. Kuasa atas Penyakit dan Setan

Penyembuhan yang dilakukan Yesus seringkali instan dan total, bahkan untuk penyakit yang dianggap tidak dapat disembuhkan. Pengusiran setan juga menunjukkan otoritas-Nya atas kuasa kegelapan.

 * Berbagai Penyembuhan: Injil mencatat banyak mukjizat penyembuhan, seperti menyembuhkan orang kusta (Matius 8:1-4), orang buta (Yohanes 9:1-12), dan berbagai penyakit lainnya. Dalam Kisah Para Rasul 2:22, Petrus bersaksi, "Hai orang-orang Israel, dengarlah perkataan ini: Yang aku maksudkan, ialah Yesus dari Nazaret, seorang yang telah ditentukan Allah dan yang dinyatakan kepadamu dengan kekuatan-kekuatan dan mujizat-mujizat dan tanda-tanda yang diadakan Allah dengan tangan-Nya di tengah-tengah kamu, seperti yang kamu sendiri tahu."

Ayat-ayat yang Menyatakan Keilahian Yesus

Selain mukjizat-mukjizat di atas, Alkitab juga secara langsung atau tidak langsung menyatakan keilahian Yesus:

 * Yohanes 1:1: "Pada mulanya adalah Firman; Firman itu bersama-sama dengan Allah dan Firman itu adalah Allah." Ayat ini secara eksplisit menyatakan bahwa Firman (yang diidentifikasi sebagai Yesus) adalah Allah.

 * Yohanes 10:30: Yesus berkata, "Aku dan Bapa adalah satu." Pernyataan ini dipahami sebagai kesatuan hakikat antara Yesus dan Allah Bapa.

 * Yohanes 20:28: Setelah kebangkitan-Nya, Tomas berseru kepada Yesus, "Ya Tuhanku dan Allahku!" Yesus tidak menolak penyembahan ini.

 * Roma 9:5: "Mereka adalah keturunan bapa-bapa leluhur, yang menurunkan Mesias dalam keadaan-Nya sebagai manusia, yang ada di atas segala sesuatu. Ia adalah Allah yang harus dipuji sampai selama-lamanya. Amin!"

 * Filipi 2:5-6: "Hendaklah kamu dalam hidupmu bersama, menaruh pikiran dan perasaan yang terdapat juga dalam Kristus Yesus, yang walaupun dalam rupa Allah, tidak menganggap kesetaraan dengan Allah itu sebagai milik yang harus dipertahankan."

Mukjizat-mukjizat Yesus, dikombinasikan dengan klaim-klaim keilahian-Nya dan pengakuan para rasul, menjadi dasar keyakinan Kristen bahwa Yesus bukan hanya seorang nabi atau guru, melainkan Allah yang menjadi manusia.

No comments:

Post a Comment

Mengenal "Super Flu": Mengapa Gejalanya Terasa Lebih Berat?

Istilah "Super Flu" sering muncul di media sosial dan berita belakangan ini. Meskipun ini bukan istilah medis resmi, masyarakat me...