PARHOLONG: December 2025

✨ Estetika Keajaiban Danau Toba 🌿


Danau Toba, sebuah mahakarya alam yang selalu berhasil memukau jiwa. Hari ini, kami sekeluarga menapaki salah satu permata tersembunyinya: Bukit Sibeabea. Perjalanan ini bukan sekadar liburan, melainkan ziarah visual dan spiritual.

Di puncak bukit yang megah ini, kami diselimuti ketenangan yang mendalam, sekaligus merasa begitu kecil di hadapan ciptaan-Nya. Pemandangan Danau Toba yang biru membentang luas, dihiasi perbukitan hijau, menjadi latar belakang yang sempurna, seolah kanvas raksasa yang dilukis oleh Sang Pencipta.

Dan di tengah-tengah keindahan itu, berdiri tegak Patung Tuhan Yesus tertinggi di dunia—sebuah simbol iman dan harapan yang menaungi seluruh kawasan. Berada di kaki-Nya, menyaksikan panorama surgawi ini, adalah momen yang tak terlupakan, sebuah pengingat akan kebesaran yang tak terbatas.

Foto-foto yang kami abadikan hari ini bukan hanya jepretan; mereka adalah cerminan dari perasaan damai, syukur, dan cinta keluarga yang tulus. Momen ini, dengan segala keajaiban alam dan spiritualitasnya, akan kami simpan sebagai harta yang paling berharga.

Sungguh sebuah estetika yang luar biasa, perpaduan sempurna antara kedamaian spiritual dan kemegahan alam Indonesia.


#DanauTobaAesthetic

#BukitSibeabea

#PatungYesusTertinggi

#PesonaIndonesia

#FamilyTripGoals

🌟 Sebuah Hari Penuh Cahaya dan Makna di SMAN 14 Kabupaten Tangerang 🎄


Tepat pada tanggal 12 Desember 2025, di gereja GPdI Rajeg diselimuti nuansa khidmat dan kebahagiaan dalam perayaan Natal yang berjalan dengan sangat baik dan lancar. Ini bukan sekadar perayaan tahunan, tetapi sebuah momen refleksi mendalam yang diangkat melalui tema inspiratif tahun ini: "Jadilah Bijak."


Keceriaan terpancar dari setiap wajah, mulai dari para siswa, guru, hingga orang tua, yang bersama-sama merayakan kelahiran Sang Terang. 


Suasana semakin berbobot dengan kehadiran Pdt. Tri Prasetya Nugroho (Pejabat Kementrian Agama Kota Tangerang) sebagai pembicara utama, yang menyampaikan pesan penuh hikmat dan mendorong kita semua untuk menjadi pribadi yang bijaksana dalam perkataan dan perbuatan. 


Melalui paduan suara yang syahdu, nyanyian yang menyentuh hati, dan pesan-pesan yang sarat makna, kita diingatkan bahwa kebijaksanaan sejati adalah pondasi untuk menghadapi dunia. Menjadi bijak berarti memilih kebaikan, mengutamakan kerukunan, dan selalu membawa dampak positif bagi lingkungan sekolah dan masyarakat.


Hari ini telah meninggalkan jejak indah di hati. Semoga semangat persatuan, damai, dan kebijaksanaan yang kita rayakan pada hari ini dapat terus menyala, membimbing langkah kita sepanjang tahun yang akan datang. Terima kasih kepada seluruh panitia, Pak Jacob (guru agama) dan Pdt. Tri Prasetya Nugroho yang telah bekerja keras mewujudkan perayaan yang penuh berkah ini!


#NatalSMAN14

#JadilahBijak

#PerayaanNatalSekolah

#SMAN14KabTangerang

#SemangatDamai

Mengenal "Super Flu": Mengapa Gejalanya Terasa Lebih Berat?

Istilah "Super Flu" sering muncul di media sosial dan berita belakangan ini. Meskipun ini bukan istilah medis resmi, masyarakat me...