PARHOLONG: October 2021

Lirik Lagu Batak Jun Munthe - Pasauthon Ho

Lyric Lagu Pasautho Ho 

By: Jun Munthe 



Nang pe dao ho

ito hasian

Anggo rohakku tongtong

sai tu ho

Manang didia pe ho hasian

Na ro do au

Mandapothon ho


Pos ma roham ito

Tibu pe au ro hasian

Lao pasahat holong hi

Pasauthon ho

Gabe rokkap hi


Manang didia pe ho hasian

Na ro do au

Mandapothon ho


Pos ma roham ito

Tibu pe au ro hasian

Lao pasahat holong hi

Pasauthon ho

Gabe rokkap hi

Tingkatan dalam Pramuka Penegak

Tingkatan dalam Pramuka Penegak 

Ada beberapa tingkatan dalam Penegak yaitu : 

• Penegak bantara 

• Penegak laksana dimana tingkatan tersebut penegak laksana ialah tingkatan tertinggi dalam Golongan Penegak. 

Selain itu bagi pramuka penegak yang belum mendapatkan tanda pengenal Penegak Bantara, disebut dengan Penegak Tamu. 

Satuan Satuan terkecil Pramuka Penegak disebut Sangga yang idealnya terdiri dari 6 sampai 8 orang Penegak. Sangga dipimpin salah seorang Penegak yang disebut Pimpinan Sangga (Pinsa). Setiap 4 Sangga dihimpun dalam sebuah Ambalan. Ambalan dipimpin oleh seorang ketua yang disebut Pradana, seorang sekretaris yang disebut Kerani, seorang bendahara yang disebut Hartaka atau Juru Uang, dan seorang Pemangku Adat. Setiap Ambalan mempunyai nama yang bermacam-macam, bisa nama pahlawan, tokoh pewayangan dan lain sebagainya yang disesuaikan dengan karakter ambalan tersebut. Contohnya adalah nama Ambalan SMA Korpri Bekasi adalah "Arjuna" (Ambalan Putra) dan "Srikandi" (Ambalan Putri), selain itu juga ada ambalan yang putra dan putrinya jadi satu, misalnya Ambalan Soeringgit dengan pasukan intinya Korps Soeringgit 149. Kode Kehormatan Kode Kehormatan untuk Pramuka Penegak terdiri atas Satya (janji) dan Ketentuan Moral (Dharma) Janji Pramuka Penegak disebut Satya Pramuka. 

Berikut bunyi Satya Pramuka Penegak: 

Satya Pramuka Demi kehormatanku, aku berjanji akan bersungguh-sungguh menjalankan kewajibanku terhadap Tuhan Yang Maha Esa dan negara kesatuan Republik Indonesia, Mengamalkan Pancasila, menolong sesama hidup, ikut serta membangun masyarakat, serta menepati Darma Pramuka. 

Ketentuan Moral Pramuka penegak disebut Darma Pramuka. 

Berikut isi Darma Pramuka Penegak: 

DARMA PRAMUKA 

1. Taqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa 

2. Cinta alam dan kasih sayang kepada manusia 

3. Patriot yang sopan dan ksatria 

4. Patuh dan suka bermusyawarah 

5. Rela menolong dan tabah 

6. Rajin, trampil, dan gembira 

7. Hemat, cermat, dan bersahaja 

8. Disiplin, berani, dan setia 

9. Bertanggung jawab dan dapat dipercaya 

10. Suci dalam pikiran, perkataan, dan perbuatan 


Kegiatan-kegiatan Penegak 

Kegiatan Pramuka Penegak adalah perwujudan dari sumpah di atas. Berikut ini acara-acara pertemuan Penegak: 

• Pindah Golongan 

• Pelantikan penegak, Penegak Bantara & Laksana 

• Gladian Pimpinan Sangga (DIANPINSA) 

• Raimuna (Rover Moot) 

• Perkemahan Wirakarya (Community Development Camp) 

• Perkemahan Bhakti (sama dengan Perkemahan Wirakarya tetapi merupakan acara Satuan Karya) 

• Jamboree On The Air (JOTA) dan Jamboree On The Internet (JOTI) Lain-lain 

• Bentuk barisan upacara Pramuka penegak adalah Perlombaan dimana Pinsa berada disamping kanan barisan dan anggotanya berbaris seperti umumnya(berbanjar) 

• Pramuka Penegak selain aktif di Ambalannya masing-masing juga dapat bergabung dalam Satuan Karya Pramuka (Saka) semisal Saka Bhayangkara (diselenggarakan oleh Polri), Saka Wanabhakti (diselenggarakan oleh Perhutani) dan lainnya.

Menanyakan Tempat, Tanggal dan Tahun Lahir Dalam Bahasa Inggris (Dialogue)

Halo Sobat Parholong. Berikut contoh percakapan (conversation) dalam bahasa Inggris mengenai hari kelahiran atau hari ulang tahun.

Example 1 

Doni: When were you born, Indra? 

          (Kapan kamu lahir, Indra?) 

Indra: I was born on 5th of October 1995. What about you? 

          (Aku lahir pada tanggal 5 Oktober 1995. Bagaimana denganmu?) 

Doni: We are born in the same month. I was born on 11th of October, but in the year of 1994. 

          (Kita lahir di bulan yang sama. Aku lahir tanggal 11 Oktober, tetapi di tahun 1994) 

Indra: Maybe we can celebrate our birthday together this year. 

          (Mungkin kita bisa merayakan ulang tahun kita bersama tahun ini) 

Doni: Sure, that will be nice. 

          (Tentu, pasti akan menyenangkan) 

Example 2 

Winky: Hi, Katy! 

             (Hai, Katy!) 

Katy   : Hi, Winky! How is it going? 

            (Hai, Winky. Bagaimana kabarmu?) 

Winky: Good. What about you? 

            (Baik. Bagaimana denganmu?) 

Katy   : Same. 

            (Sama) 

Winky: I want to ask you about Jenny’s birthday. I want to give her a surprise on her birthday. 

            (Aku ingin bertanya padamu tentang ulang tahun Jenny) 

Katy   : Her birthday is on September 1st. It’s only 1 week from now, so you have to prepare it immediately. 

            (Ulang tahunnya pada tanggal 1 September. Hanya 1 minggu dari sekarang, jadi kamu harus segera menyiapkannya) 

Winky: OK, thank you so much for the information, Katy. 

             (Baik, terima kasih informasinya, Katy) 

Katy   : You’re welcome. 

             (Sama-sama) 

Example 3 

Mom  : When was Romy born? 

             (Romy lahir tanggal berapa?) 

Nanda: He was born on May 17th, 2000. 

             (Dia lahir pada 17 Mei 2000) 

Mom  : And when was Nadia born? 

            (Dan kapan Nadia lahir?) 

Nanda: She was born on July 8th, 2002. 

            (Dia lahir pada 8 Juli 2002)

Example 4

Eric : Nisa, when were you born?

          Nisa, kapan kamu lahir?

Nisa : I was born on the second of November nineteen eighty-seven.

          Saya lahir pada tanggal 2 November 1987.

Eric : Where were you born?

          Di mana kamu lahir?

Nisa : I was born in Bandung.

          Saya lahir di Bandung.

Eric : So, you are from Bandung.

          Berarti kamu berasal dari Bandung dong. 

Nisa : Yes, that's right.

           Ya, benar. 

Eric : Are your parents from Bandung?

          Apakah kedua orang tuamu dari Bandung? 

Nisa : No, they are not.

           Tidak.

Eric : Where was your father born?

          Ayahmu lahir di mana?

Nisa : He was born in Jakarta.

          Dia lahir di Jakarta.

Eric : When was he born?

          Kapan dia dilahirkan?

Nisa : Sorry, Eric. I forget.

           Maaf, Eric. Saya lupa.

Eric : No, problem. How about your mother? Where was your mother born?

          Oh, tenang saja. Bagaimana dengan ibumu? Ibumu lahir di mana?

Nisa : She was born in Solo.

           Dia lahir di Solo.

Eric : When was your mother born?

          Kapan ibumu lahir?

Nisa : My mother was born on the tenth of April nineteen sixty-two.

          Ibuku lahir pada tanggal 10 April 1962.

Eric : Did you grow up in Bandung?

          Apakah kamu besar di Bandung?

Nisa : No, I didn't.

          Tidak.

Eric : Where did you grow up?

          Di mana kamu besar?

Nisa : I grew up in Solo.

          Saya besar di Solo.

Eric : How come?

          Bagaimana bisa? 

Nisa : Welt, my parents moved from Bandung to Solo when I was still three months old.

           Ya, orang tuaku pindah dari Bandung ke Solo ketika saya masih umur 3 bulan.

Eric : I see. How about your brother, John? Where was John born?

          Oh begitu. Bagaimana dengan saudaramu, John? Di mana dia dilahirkan?

Nisa : He was born in Medan.

           Dia lahir di Medan.

Eric : In Medan?

          Di Medan?

Nisa : Yes. He was born there because my parents worked in Medan before they moved to Bandung.

           Ya. Dia lahir di sana karena orang tuaku kerja di Medan sebelum mereka pindah ke Bandung.

Eric : Where did your brother grow up?

          Di mana saudaramu besar?

Nisa : He grew up in Medan.

          Dia besar di Medan.

Eric : And your sister? Where was your sister born?

          Dan saudarimu? Di mana saudarimu dilahirkan?

Nisa : My sister was born in Medan, too.

           Dia lahir di Medan juga.

Eric : Did your sister grow up in Medan, too?

          Apakah saudarimu besar di Medan juga?

Nisa : No, she didn't.

           Tidak.

Eric : So, where did she grow up?

          Lalu, di mana dia besar?

Nisa : She grew up in Bandung.

          Dia besar di Bandung.

Eric : When were your brother and sister born?

          Kapan saudara dan saudarimu lahir?

Nisa : Oh, I don't remember, Eric. Hey, why did you ask so many questions?

           Oh, saya tidak ingat, Eric. Hey, mengapa kamu mengajukan banyak sekali pertanyaan?

Eric : Well, I just want to practice my English.

           Ya, saya hanya ingin memprak tikkan bahasa Inggris saya.

Nisa : Ah, you must be serious.

           Ah, ada-ada saja kamu.

IBANA MANANG AHU LIRIK LAGU - RONI SIHITE

Vocal        : Roni Sihite

Song writer  : Roni Sihite

Arr. Music   : David Simanungkalit

Gitar        : Ade Putra Perdana Pasaribu

Produksi     : Anak Pakkat

Produser     : M. Sihotang (Anak Pakkat)



LIRIK:

Tung mansai denggan do hubunganta

Tung mansai uli pardonganonta

Ari-ari naung tabolus i ito

Tung mansai uli do hasian


Alai boasa dunghon saonari

Moru-moru saotik holongmi

Dung pajumpang ho dohot sidoli mantanmi

Gabe muba holongmi tu ahu


Reff :

Saonari dok ma tu ahu

Denggan hatahon hasian

Ibana manang ahu 2x

Na mangingani rohami


Molo tung holong dope roham

Tu sidoli naung gabe mantanmi

Hatahon denggan tu ahu 2x

Asa huboto laho mamingkiri i


Molo tung i nama na di roham

Dalani dalanmi, hudalani dalanhi


Tri Satya dan Dasa Darma Pramuka, Lengkap Beserta Penjelasannya

Sobat Parholong - Setiap anggota Pramuka harus mengerti dan memahami isi Tri Satya dan Dasa Darma Pramuka. Dengan menjalankan isi Tri Satya dan Dasa Darma, setiap anggota mampu mampu menjadi manusia yang berakhlak mulia.

Isi Tri Satya dan Dasa Darma Pramuka telah diatur dalam AD/ART Pramuka. Di mana keduanya memiliki peran yang berbeda dalam gerakan kepramukaan. Darma merupakan tuntutan, sedangkan satya merupakan janji.

Sesuai dengan namanya, Tri Satya mengandung tiga poin utama yang harus diikrarkan oleh para anggota pramuka. Ketiga poin inilah yang nantinya akan tercermin dalam setiap perilaku yang dimiliki para anggota. Berikut isi Tri Satya dan maknanya yang dilansir dari Kemdikbud.go.id:

Isi Tri Satya Pramuka

Secara bahasa, Tri Satya berasal dari dua kata, yaitu "Tri" yang berarti tiga dan "Satya" yang berarti janji. Sederhananya, Tri Satya adalah tiga janji yang mendasari gerakan pramuka. Adapun isi dari Tri Satya adalah sebagai berikut:

Demi kehormatanku, aku berjanji akan bersungguh-sungguh:

1. Menjalankan kewajibanku terhadap Tuhan, Negara Kesatuan Republik Indonesia dan mengamalkan Pancasila

2. Menolong sesama hidup dan mempersiapkan diri membangun masyarakat

3. Menepati Dasa Dharma


Makna Isi Tri Satya Pramuka

Menjalankan kewajibanku terhadap Tuhan, Negara Kesatuan Republik Indonesia dan mengamalkan Pancasila

Isi Tri Satya Pramuka poin pertama memiliki makna yang berkaitan erat dengan ketuhanan, negara, dan pancasila. Di mana setiap anggota pramuka wajib memercayai keberadaan Tuhan atau memeluk satu agama, sehingga dapat memenuhi kewajiban sebagai makhluk ber-Tuhan yang menjalankan perintah dan menghindari segala larangan agama.

Selain itu, poin pertama juga menjelaskan bahwa setiap anggota pramuka harus menjunjung tinggi kehormatan negara tercinta dengan mematuhi aturan perundang-undangan. Hal ini juga berlaku terkait berbagai hal mengenai negara, seperti dasar negara, lambang, bendera, pemerintahan, sampai lagu nasional.


Menolong sesama hidup dan mempersiapkan diri membangun

Isi Tri Satya Pramuka yang kedua menyangkut urusan kehidupan sosial, di mana setiap anggota pramuka pada dasarnya selalu membutuhkan pertolongan dari orang lain. Makna isi Tri Satya poin kedua ini menekankan pentingnya sikap saling tolong menolong antar sesama makhluk hidup.

Selain itu, anggota pramuka juga dituntut untuk melaksanakan kewajiban terhadap masyarakat dengan turut berpartisipasi dalam upaya membangun masyarakat.


Menepati Dasa Dharma

Poin ketiga dari isi Tri Satya ini menekankan pentingnya menepati 10 poin penting isi Dasa Darma Pramuka. Ada 10 poin yang harus senantiasa dijalankan dan dijadikan pedoman oleh setiap anggota pramuka.


Isi Dasa Darma Pramuka

Seperti yang sudah diketahui, Dasa Darma merupakan sepuluh kebijakan yang menjadi pedoman bagi Pramuka dalam kehidupan sehari-hari. Sejak 1961, dasa darma mengalami banyak perubahan hingga sekarang. Bahkan, rumusan Dasa Darma sudah diamandemen hingga empat kali, dan terakhir dirumuskan pada 1978.

Sebagai seorang anggota Pramuka wajib untuk hafal dan memahami makna isi dari dasa darma. Ada 10 poin penting isi dasa darma yang wajib dihafal, dipahami, dan dijadikan pedoman hidup, yaitu:

1. Takwa kepada Tuhan Yang Maha Esa

2. Cinta alam dan kasih sayang sesama manusia

3. Patriot yang sopan dan ksatria

4. Patuh dan suka bermusyawarah

5. Rela menolong dan tabah

6. Rajin, terampil dan gembira

7. Hemat, cermat dan bersahaja

8. Disiplin, berani dan setia

9. Bertanggung jawab dan dapat dipercaya

10. Suci dalam pikiran, perkataan dan perbuatan


Makna isi Dasa Darma Pramuka

1. Takwa Kepada Tuhan Yang Maha Esa

Isi dasa darma yang pertama adalah takwa kepada Tuhan Yang Maha Esa. Hal ini dimaksudkan agar setiap anggota pramuka harus memiliki sifat takwa kepada Tuhan dan menjunjung tinggi harkat dan martabatnya sebagai makhluk Tuhan.

Selain itu, seorang anggota pramuka juga dituntut untuk memiliki sikap toleransi yang tinggi dengan agama orang lain dan mempersilakan orang lain untuk beribadah sesuai dengan kepercayaannya.

2. Cinta Alam dan Kasih Sayang Sesama Manusia

Makna dari cinta alam dan kasih sayang sesama manusia adalah memiliki sifat cinta kasih tidak hanya ditujukan kepada manusia tetapi juga pada makhluk hidup yang lain. Dengan memiliki rasa cinta dan kasih, setiap anggota pramuka dapat mewujudkan lingkungan yang aman, nyaman, dan menyenangkan.

3. Patriot yang Sopan dan Ksatria

Setiap anggota pramuka harus memiliki sifat sopan dan ksatria. Dengan kata lain, seorang anggota pramuka wajib memiliki sopan santun saat menjalani kehidupan sehari-hari. Selain itu, mereka juga harus ikut serta dalam menjaga persatuan dan kesatuan negara Indonesia demi mewujudkan negara yang aman dan sejahtera.

4. Patuh dan Suka Bermusyawarah

Anggota pramuka juga harus senantiasa patuh dalam setiap tugas yang diberikan. Seorang pramuka harus siap dalam menghadapi perintah dan tidak boleh menolaknya. Dalam mengambil sebuah keputusan, mereka juga harus melalui musyawarah untuk mencapai kesepakatan bersama.

5. Rela Menolong dan Tabah

Tak hanya patuh dan memiliki sikap ksatria, seorang anggota pramuka juga harus rela menolong kepada sesama tanpa membeda-bedakan ras, suku, atau golongan. Dalam pelaksanaannya, mereka harus siap menghadapi segala cobaan dan musibah.

6. Rajin, Terampil, dan Gembira

Setiap anggota pramuka harus memiliki sikap yang rajin dalam menjalankan tugas tertentu. Dalam pelaksanaannya, anggota pramuka juga harus memiliki keterampilan dan kecakapan. Tentu saja, hal tersebut harus dilakukan dengan riang gembira.

7. Hemat, Cermat, dan Bersahaja

Hemat, cermat, dan bersahaja juga harus senantiasa menjadi pedoman setiap anggota pramuka saat menjalankan tugas. Untuk itu, sudah menjadi tugas setiap anggota untuk memiliki kebiasaan hemat dan harus cermat dalam menempatkan segala sesuatu sesuai dengan fungsi dan manfaatnya.

8. Disiplin, Berani, dan Setia

Setiap anggota pramuka juga harus memiliki sikap disiplin, berani, dan setia. Selain itu, seorang anggota juga harus berani menghadapi segala tantangan dan setia menjunjung tinggi kepanduannya.

9. Bertanggung Jawab dan Dapat Dipercaya

Salah satu sikap yang harus dimiliki anggota pramuka adalah bertanggung jawab dan dapat dipercaya. Dengan kata lain, anggota pramuka harus senantiasa berani bertanggung jawab atas segala perbuatan dan perilakunya. Dengan begitu, mereka dapat dipercaya dan tidak pernah mengkhianati kepercayaan yang diberikan.

10. Suci dalam Pikiran, Perkataan, dan Perbuatan

Dasa darma ke-10 adalah suci dalam pikiran, perkataan, dan perbuatan. Setiap tingkah laku mereka diharapkan bisa menjadi suri tauladan bagi masyarakat sehingga anggota pramuka dapat mengendalikan pikiran, perkataan, perbuatannya masing-masing.

10 Dasa Dharma Pramuka dan Penjelasannya Secara Lengkap

Sobat Parholong. Pramuka ( Praja Muda Karana ) memiliki sebuah tuntunan dan merupakan inti dari organisasi tersebut. Tuntunan Pramuka ini dinamakan sebagai Dasa Dharma. Dengan menjalankan Dasa Dharma ini, setiap anggota Pramuka dapat menjadi manusia yang berakhlak mulia.

Dasa Dharma terusun atas dua kata yaitu dasa dan dharma. Dasa artinya sepuluh sedangkan dharma artinya adalah sebuah perbuatan terpuji atau mulia. Sehingga Dasa Dharma dapat disimpulkan sebagai sepuluh tindakan terpuji atau mulia yang harus ditanamkan dan dijadikan pedoman oleh seluruh anggota Pramuka.

Dasa Dharma adalah sebuah pedoman mulia yang harus ditanamkan dalam kehidupan sehari-hari anggota Pramuka. Dasa Dharma mengandung pokok-pokok moral yang menjadi dasar anggota Pramuka untuk menjalankan sebuah tugas. Dengan mengamalkan Dasa Dharma, maka mereka bisa menanamkan nilai luhur yang akan bermanfaat dalam tata kehidupan.

Lantas, Apa Saja Dasa Dharma Pramuka?

Dasa Dharma Pramuka

Seperti yang telah dijelaskan sebelumnya bahwa Dasa Dharma Pramuka terdiri atas 10 pedoman mulia untuk anggota Pramuka dalam kehidupan sehari-hari. Sejak tahun 1961, Dasa Dharma Pramuka telah mengalami perubahan sampai sekarang. Nah sebagai anggota Pramuka wajib untuk hafal makna dari Dasa Dharma tersebut. Berikut kesepuluh Dasa Dharma Pramuka:

  1. Takwa kepada Tuhan Yang Maha Esa
  2. Cinta alam dan kasih sayang sesama manusia
  3. Patriot yang sopan dan ksatria
  4. Patuh dan suka bermusyawarah
  5. Rela menolong dan tabah
  6. Rajin, terampil dan gembira
  7. Hemat, cermat dan bersahaja
  8. Disiplin, berani dan setia
  9. Bertanggung jawab dan dapat dipercaya
  10. Suci dalam pikiran, perkataan dan perbuatan
Isi dan Makna 10 Dasa Dharma Pramuka

1. Takwa Kepada Tuhan Yang Maha Esa

Dasa Dharma yang pertama ini memiliki maksud supaya setiap anggota Pramuka memiliki sifat takwa terhadap Tuhan Yang Maha Esa serta menjunjung tinggi harkat dan martabatnya sebagai makhluk Tuhan. Selain itu, seorang anggota Pramuka juga harus memiliki sikap toleransi terhadap agama lain dan mempersilakan untuk beribadah sesuai kepercayaannya.

2. Cinta Alam dan Kasih Sayang Sesama Manusia

Seorang anggota Pramuka juga dituntut untuk memiliki cinta kasih bukan hanya kepada manusia melainkan juga kepada makhluk hidup yang lain. Dengan begitu, setiap anggota Pramuka bisa mewujudkan lingkungan yang aman, nyaman, dan menyenangkan.

3. Patriot yang Sopan dan Ksatria

Dasa Dharma selanjutnya adalah patriot yang sopan dan ksatria. Seorang anggota Pramuka harus memiliki sifat sopan santun ketika menjalani kehidupan sehari-hari. Selain itu, mereka juga wajib untuk ikut serta dalam menjaga persatuan dan kesatuan Negara Republik Indonesia demi mewujudkan negara yang aman dan sejahtera.

4. Patuh dan Suka Bermusyawarah

Setiap anggota Pramuka wajib untuk patuh dalam setiap tugas yang telah diberikan. Seorang anggota Pramuka wajib untuk menghadapi seluruh perintah dan tidak boleh untuk menolaknya. Selain itu, ketika mengambil keputusan, mereka juga tidak boleh sembarangan melainkan harus melalui musyawarah untuk mendapatkan kesepakatan bersama.

5. Rela Menolong dan Tabah

Setiap anggota Pramuka juga harus memiliki sikap rela menolong kepada sesama dengan tanpa membeda-bedakan suku, golongan, atau ras. Kemudian dalam pelaksanaannya mereka juga harus siap menghadapi berbagai cobaan dan musibah.

6. Rajin, Terampil dan Gembira

Seorang anggota Pramuka wajib memiliki sikap yang rajin ketika menjalankan sebuah tugas tertentu. Selain itu, setiap anggota Pramuka juga wajib untuk memiliki keterampilan dan kecakapan. Tentu saja, hal ini juga harus diiringi dengan perasaan yang gembira.

7. Hemat, Cermat dan Bersahaja

Saat menjalankan tugas, setiap anggota Pramuka harus memiliki sifat yang hemat, cermat, dan bersahaja. Oleh karena itu, telah menjadi tugas seluruh anggota Pramuka untuk memiliki kebiasaan hemat dan cermat ketika menempatkan segala sesuatu sesuai dengan manfaat dan fungsinya.

8. Disiplin, Berani dan Setia

Sikap selanjutnya yang harus dimiliki oleh setiap anggota Pramuka adalah disiplin, berani, dan setia. Setiap anggota Pramuka juga wajib memiliki sikap yang berani dalam menghadapi segala tantangan dan setia menjunjung tinggi kepanduannya.

9. Bertanggung jawab dan dapat dipercaya

Setiap anggota Pramuka harus berani bertanggung jawab atas semua perbuatan dan perilakunya. Selain itu, mereka harus bisa dipercaya dan tidak pernah mengkhianati kepercayaan yang telah diberikan.

10. Suci dalam pikiran, perkataan dan perbuatan

Dasa Dharma terakhir adalah suci dalam pikiran, perkataan dan perbuatan. Setiap perbuatan mereka diharapkan dapat menjadi tauladan untuk masyarakat sehingga anggota Pramuka bisa mengendalikan perkataan, perbuatan, pikirannya masing-masing.


Demikian mengenai 10 Dasa Dharma Pramuka beserta penjelasannya sobat Parholong.
SALAM PRAMUKA.

Lirik dan Chord Lagu PESAN TERAKHIR - Lyodra Margareta Ginting (Lyly)



Berikut ini lirik dan chord lagu "Pesan Terakhir" dari Lyodra (Lyly): 

[Intro] 

C G Am G 

F C Dm G 

C                               Am 

Telah kucoba terus bertahan 

F                  Dm       G 

Tentang cinta yang kurasa 

C                Am 

Ku mencinta kau tak cinta 

F                       Dm        G 

Tak sanggup ku terus bertahan

               F 

Sadarku tak berhak untuk 

          C 

terus memaksamu 

           Dm 

Memaksamu mencintaiku 

         Am G 

sepenuh hati 

Aku kan berusaha 

             C 

untuk melupakanmu 

F          Em 

Tapi terimalah 

          Dm         G 

permintaan terakhirku 

[Reff] 

           C                 G 

Genggam tanganku sayang 

                    Am              G 

Dekat denganku peluk diriku 

             F                C 

Berdiri tegak di depan aku 

                 Dm                    G 

Cium keningku tuk yang terakhir 

                     C            G 

Ku kan menghilang jauh darimu 

                     Am         G 

Tak terlihat sehelai rambut pun 

          F                       C 

Tapi di mana nanti kau terluka 

        Dm G              C 

Cari aku ku ada untukmu 

C    F      C 

Ku tak membencimu 

      Dm   Am         G 

Kuharap kau pun begitu 

F             C 

Tak ingin kau jauh 

Dm           Em 

Tapi takdir menginginkan kita 

        G 

Tuk berpisah 

[Reff] 

C                             G 

Genggam tanganku sayang 

                   Am              G 

Dekat denganku peluk diriku 

               F                 C 

Berdiri tegak di depan aku 

                 Dm                   G 

Cium keningku tuk yang terakhir 

                     C                G 

Ku kan menghilang jauh darimu 

                     Am         G 

Tak terlihat sehelai rambut pun 

          F                          C 

Tapi di mana nanti kau terluka 

      Dm       G             C 

Cari aku ku ada untukmu 

            F                          C 

Tapi di mana nanti kau terluka 

      Dm       G             C 

Cari aku ku ada untukmu


Demikian lagu galau sejuta umat. 

Song Written by Mario G. Klau

Produced by Tohpati

Lyric Video by Tresna Krisnadi



Mengenal "Super Flu": Mengapa Gejalanya Terasa Lebih Berat?

Istilah "Super Flu" sering muncul di media sosial dan berita belakangan ini. Meskipun ini bukan istilah medis resmi, masyarakat me...