PARHOLONG: 2021

Lirik Lagu - Haholongan - Jun Munthe




Song Written : Jun Munthe

Music Director : Hermes Sihombing

Gitar : Evan Siburian, Janter Lipano Sitanggang


LIRIK LAGU HAHOLONGAN

Ho ito hinaholongan

Naung leleng maringanan di roha

Tung bahagia do au raphon ho

Tung so adong hahuranganmu di matakku


Unang sai sukkuni be i

Boha bagas ni holongki tu ho

Tung saribu ro si boru na uli

Anggo rohakku hot do i tu ho


Unang ho muba unang ho mose

Boan ma au ito tu lomo ni roham

Dang juaonku i pangidoanmi

Alana situtu do holongki tu ho


Pos ma roham tu au hasian

Dang bahenonku ho laos gabe kecewa

Nunga hu gorga goarmi di rohaku

Ikkon ho nama ito na gabe rokkaphu haholongan


Unang sai sukkuni be i

Boha bagas ni holongki tu ho

Tung saribu ro si boru na uli

Anggo rohakku hot do i tu ho


Pos roham hasudungan

Ro do au tibu ito


Unang ho muba unang ho mose

Boan ma au ito tu lomo ni roham

Dang juaonku i pangidoanmi

Alana situtu do holongki tu ho

 

Pos ma roham tu au hasian

Dang bahenonku ho laos gabe kecewa

Nunga hu gorga goarmi di rohaku

Ikkon ho nama ito na gabe rokkaphu


Unang ho muba unang ho mose

Boan ma au ito tu lomo ni roham

Dang juaonku i pangidoanmi

Alana situtu do holongki tu ho


Pos ma roham tu au hasian

Dang bahenonku ho laos gabe kecewa

Nunga hu gorga goarmi di rohaku

Ikkon ho nama ito na gabe rokkaphu haholongan


Haholongan

Haholongan

Lirik Lagu Dan Chord Kunci Gitar - Indonesia Pusaka - Ismail Marzuki ( Indonesia Tanah Air Beta )

Lirik Lagu Dan Chord Kunci Gitar - INDONESIA PUSAKA - Ismail Marzuki

( Indonesia Tanah Air Beta )


Intro : C F C 

        Dm G C 


      C

Indonesia tanah air beta

       Am  D              G

Pusaka abadi nan jaya 

      C                         F

Indonesia sejak dulu kala

      C   G           C

Selalu dipuja-puja bangsa

Reff:

          G

  Di sana tempat lahir beta

         E                         Am

  Dibuai dibesarkan bunda

                F                         C

  Tempat berlindung di hari tua

               C       G                 C

  Sampai akhir menutup mata


Original Chord C = F


Intro : F  C C G C 

       C

Indonesia tanah air beta

        Am  D              G

Pusaka abadi nan jaya

       C                -C7   F   Fm

Indonesia sejak dulu ka..la

           C    G                 C

Selalu dipuja-puja bangsa

Reff:

          G

  Di sana tempat lahir beta

         E                       Am

  Dibuai dibesarkan bunda

                F                        C

  Tempat berlindung di hari tua

               C      G                 C

  Sampai akhir menutup mata 

                F                         C

  Tempat berlindung di hari tua

               C       G                C

  Sampai akhir menutup mata

Hallo Sobat Parholong. Jika artikel ini bermanfaat mohon tinggalkan komentar yang membangun ya. Trimakasih 🙏


Tingkatan - Tingkatan Pramuka Penegak

Salam Pramuka.

Pada Pramuka Penegak ada beberapa tingkatan yaitu : 

  1. Penegak Bantara
  2. Penegak Laksana 
Dimana pada tingkatan tersebut Penegak Laksana ialah tingkatan tertinggi dalam Golongan Penegak. Selain itu bagi pramuka penegak yang belum mendapatkan tanda pengenal Penegak Bantara, disebut dengan Penegak Tamu

Satuan terkecil Pramuka Penegak disebut Sangga yang idealnya terdiri dari 6 sampai 8 orang Penegak. Sangga dipimpin salah seorang Penegak yang disebut Pimpinan Sangga (Pinsa). Setiap 4 Sangga dihimpun dalam sebuah Ambalan. Ambalan dipimpin oleh seorang ketua yang disebut Pradana, seorang sekretaris yang disebut Kerani, seorang bendahara yang disebut Hartaka atau Juru Uang, dan seorang Pemangku Adat

Setiap Ambalan mempunyai nama yang bermacam-macam, bisa nama pahlawan, tokoh pewayangan dan lain sebagainya yang disesuaikan dengan karakter ambalan tersebut. Contohnya adalah nama Ambalan SMA Korpri Bekasi adalah "Arjuna" (Ambalan Putra) dan "Srikandi" (Ambalan Putri), selain itu juga ada ambalan yang putra dan putrinya jadi satu, misalnya Ambalan Soeringgit dengan pasukan intinya Korps Soeringgit 149. 

Kode Kehormatan untuk Pramuka Penegak terdiri atas Satya (janji) dan Ketentuan Moral (Dharma). Janji Pramuka Penegak disebut Tri Satya Pramuka. 

Berikut bunyi Satya Pramuka Penegak: 

Tri Satya Pramuka 

Demi kehormatanku, aku berjanji akan bersungguh-sungguh: 

  1. menjalankan kewajibanku terhadap Tuhan Yang Maha Esa dan negara kesatuan Republik Indonesia, Mengamalkan Pancasila, 
  2. Menolong sesama hidup, ikut serta membangun masyarakat,
  3. Menepati Darma Pramuka. 


Ketentuan Moral Pramuka penegak disebut Dasa Darma Pramuka

Berikut isi Darma Pramuka Penegak: 

DASA DARMA PRAMUKA 

1. Taqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa 

2. Cinta alam dan kasih sayang kepada manusia 

3. Patriot yang sopan dan ksatria 

4. patuh dan suka bermusyawarah 

5. rela menolong dan tabah 

6. Rajin, trampil, dan gembira 

7. Hemat, cermat, dan bersahaja 

8. Disiplin, berani, dan setia 

9. Bertanggung jawab dan dapat dipercaya 

10. Suci dalam pikiran, perkataan, dan perbuatan 


Kegiatan-kegiatan Penegak Kegiatan Pramuka Penegak adalah perwujudan dari sumpah di atas. 

Berikut ini acara-acara pertemuan Penegak: 

• Pindah Golongan 

• Pelantikan penegak, Penegak Bantara & Laksana 

• Gladian Pimpinan Sangga (DIANPINSA) 

• Raimuna (Rover Moot) 

• Perkemahan Wirakarya (Community Development Camp) 

• Perkemahan Bhakti (sama dengan Perkemahan Wirakarya tetapi merupakan acara Satuan Karya) 

• Jamboree On The Air (JOTA) dan Jamboree On The Internet (JOTI) Lain-lain 

• Bentuk barisan upacara Pramuka penegak adalah Perlombaan dimana Pinsa berada disamping kanan barisan dan anggotanya berbaris seperti umumnya(berbanjar) 

• Pramuka Penegak selain aktif di Ambalannya masing-masing juga dapat bergabung dalam Satuan Karya Pramuka (Saka) semisal Saka Bhayangkara (diselenggarakan oleh Polri), Saka Wanabhakti (diselenggarakan oleh Perhutani) dan lainnya.

Lirik Lagu Batak Jun Munthe - Pasauthon Ho

Lyric Lagu Pasautho Ho 

By: Jun Munthe 



Nang pe dao ho

ito hasian

Anggo rohakku tongtong

sai tu ho

Manang didia pe ho hasian

Na ro do au

Mandapothon ho


Pos ma roham ito

Tibu pe au ro hasian

Lao pasahat holong hi

Pasauthon ho

Gabe rokkap hi


Manang didia pe ho hasian

Na ro do au

Mandapothon ho


Pos ma roham ito

Tibu pe au ro hasian

Lao pasahat holong hi

Pasauthon ho

Gabe rokkap hi

Tingkatan dalam Pramuka Penegak

Tingkatan dalam Pramuka Penegak 

Ada beberapa tingkatan dalam Penegak yaitu : 

• Penegak bantara 

• Penegak laksana dimana tingkatan tersebut penegak laksana ialah tingkatan tertinggi dalam Golongan Penegak. 

Selain itu bagi pramuka penegak yang belum mendapatkan tanda pengenal Penegak Bantara, disebut dengan Penegak Tamu. 

Satuan Satuan terkecil Pramuka Penegak disebut Sangga yang idealnya terdiri dari 6 sampai 8 orang Penegak. Sangga dipimpin salah seorang Penegak yang disebut Pimpinan Sangga (Pinsa). Setiap 4 Sangga dihimpun dalam sebuah Ambalan. Ambalan dipimpin oleh seorang ketua yang disebut Pradana, seorang sekretaris yang disebut Kerani, seorang bendahara yang disebut Hartaka atau Juru Uang, dan seorang Pemangku Adat. Setiap Ambalan mempunyai nama yang bermacam-macam, bisa nama pahlawan, tokoh pewayangan dan lain sebagainya yang disesuaikan dengan karakter ambalan tersebut. Contohnya adalah nama Ambalan SMA Korpri Bekasi adalah "Arjuna" (Ambalan Putra) dan "Srikandi" (Ambalan Putri), selain itu juga ada ambalan yang putra dan putrinya jadi satu, misalnya Ambalan Soeringgit dengan pasukan intinya Korps Soeringgit 149. Kode Kehormatan Kode Kehormatan untuk Pramuka Penegak terdiri atas Satya (janji) dan Ketentuan Moral (Dharma) Janji Pramuka Penegak disebut Satya Pramuka. 

Berikut bunyi Satya Pramuka Penegak: 

Satya Pramuka Demi kehormatanku, aku berjanji akan bersungguh-sungguh menjalankan kewajibanku terhadap Tuhan Yang Maha Esa dan negara kesatuan Republik Indonesia, Mengamalkan Pancasila, menolong sesama hidup, ikut serta membangun masyarakat, serta menepati Darma Pramuka. 

Ketentuan Moral Pramuka penegak disebut Darma Pramuka. 

Berikut isi Darma Pramuka Penegak: 

DARMA PRAMUKA 

1. Taqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa 

2. Cinta alam dan kasih sayang kepada manusia 

3. Patriot yang sopan dan ksatria 

4. Patuh dan suka bermusyawarah 

5. Rela menolong dan tabah 

6. Rajin, trampil, dan gembira 

7. Hemat, cermat, dan bersahaja 

8. Disiplin, berani, dan setia 

9. Bertanggung jawab dan dapat dipercaya 

10. Suci dalam pikiran, perkataan, dan perbuatan 


Kegiatan-kegiatan Penegak 

Kegiatan Pramuka Penegak adalah perwujudan dari sumpah di atas. Berikut ini acara-acara pertemuan Penegak: 

• Pindah Golongan 

• Pelantikan penegak, Penegak Bantara & Laksana 

• Gladian Pimpinan Sangga (DIANPINSA) 

• Raimuna (Rover Moot) 

• Perkemahan Wirakarya (Community Development Camp) 

• Perkemahan Bhakti (sama dengan Perkemahan Wirakarya tetapi merupakan acara Satuan Karya) 

• Jamboree On The Air (JOTA) dan Jamboree On The Internet (JOTI) Lain-lain 

• Bentuk barisan upacara Pramuka penegak adalah Perlombaan dimana Pinsa berada disamping kanan barisan dan anggotanya berbaris seperti umumnya(berbanjar) 

• Pramuka Penegak selain aktif di Ambalannya masing-masing juga dapat bergabung dalam Satuan Karya Pramuka (Saka) semisal Saka Bhayangkara (diselenggarakan oleh Polri), Saka Wanabhakti (diselenggarakan oleh Perhutani) dan lainnya.

Menanyakan Tempat, Tanggal dan Tahun Lahir Dalam Bahasa Inggris (Dialogue)

Halo Sobat Parholong. Berikut contoh percakapan (conversation) dalam bahasa Inggris mengenai hari kelahiran atau hari ulang tahun.

Example 1 

Doni: When were you born, Indra? 

          (Kapan kamu lahir, Indra?) 

Indra: I was born on 5th of October 1995. What about you? 

          (Aku lahir pada tanggal 5 Oktober 1995. Bagaimana denganmu?) 

Doni: We are born in the same month. I was born on 11th of October, but in the year of 1994. 

          (Kita lahir di bulan yang sama. Aku lahir tanggal 11 Oktober, tetapi di tahun 1994) 

Indra: Maybe we can celebrate our birthday together this year. 

          (Mungkin kita bisa merayakan ulang tahun kita bersama tahun ini) 

Doni: Sure, that will be nice. 

          (Tentu, pasti akan menyenangkan) 

Example 2 

Winky: Hi, Katy! 

             (Hai, Katy!) 

Katy   : Hi, Winky! How is it going? 

            (Hai, Winky. Bagaimana kabarmu?) 

Winky: Good. What about you? 

            (Baik. Bagaimana denganmu?) 

Katy   : Same. 

            (Sama) 

Winky: I want to ask you about Jenny’s birthday. I want to give her a surprise on her birthday. 

            (Aku ingin bertanya padamu tentang ulang tahun Jenny) 

Katy   : Her birthday is on September 1st. It’s only 1 week from now, so you have to prepare it immediately. 

            (Ulang tahunnya pada tanggal 1 September. Hanya 1 minggu dari sekarang, jadi kamu harus segera menyiapkannya) 

Winky: OK, thank you so much for the information, Katy. 

             (Baik, terima kasih informasinya, Katy) 

Katy   : You’re welcome. 

             (Sama-sama) 

Example 3 

Mom  : When was Romy born? 

             (Romy lahir tanggal berapa?) 

Nanda: He was born on May 17th, 2000. 

             (Dia lahir pada 17 Mei 2000) 

Mom  : And when was Nadia born? 

            (Dan kapan Nadia lahir?) 

Nanda: She was born on July 8th, 2002. 

            (Dia lahir pada 8 Juli 2002)

Example 4

Eric : Nisa, when were you born?

          Nisa, kapan kamu lahir?

Nisa : I was born on the second of November nineteen eighty-seven.

          Saya lahir pada tanggal 2 November 1987.

Eric : Where were you born?

          Di mana kamu lahir?

Nisa : I was born in Bandung.

          Saya lahir di Bandung.

Eric : So, you are from Bandung.

          Berarti kamu berasal dari Bandung dong. 

Nisa : Yes, that's right.

           Ya, benar. 

Eric : Are your parents from Bandung?

          Apakah kedua orang tuamu dari Bandung? 

Nisa : No, they are not.

           Tidak.

Eric : Where was your father born?

          Ayahmu lahir di mana?

Nisa : He was born in Jakarta.

          Dia lahir di Jakarta.

Eric : When was he born?

          Kapan dia dilahirkan?

Nisa : Sorry, Eric. I forget.

           Maaf, Eric. Saya lupa.

Eric : No, problem. How about your mother? Where was your mother born?

          Oh, tenang saja. Bagaimana dengan ibumu? Ibumu lahir di mana?

Nisa : She was born in Solo.

           Dia lahir di Solo.

Eric : When was your mother born?

          Kapan ibumu lahir?

Nisa : My mother was born on the tenth of April nineteen sixty-two.

          Ibuku lahir pada tanggal 10 April 1962.

Eric : Did you grow up in Bandung?

          Apakah kamu besar di Bandung?

Nisa : No, I didn't.

          Tidak.

Eric : Where did you grow up?

          Di mana kamu besar?

Nisa : I grew up in Solo.

          Saya besar di Solo.

Eric : How come?

          Bagaimana bisa? 

Nisa : Welt, my parents moved from Bandung to Solo when I was still three months old.

           Ya, orang tuaku pindah dari Bandung ke Solo ketika saya masih umur 3 bulan.

Eric : I see. How about your brother, John? Where was John born?

          Oh begitu. Bagaimana dengan saudaramu, John? Di mana dia dilahirkan?

Nisa : He was born in Medan.

           Dia lahir di Medan.

Eric : In Medan?

          Di Medan?

Nisa : Yes. He was born there because my parents worked in Medan before they moved to Bandung.

           Ya. Dia lahir di sana karena orang tuaku kerja di Medan sebelum mereka pindah ke Bandung.

Eric : Where did your brother grow up?

          Di mana saudaramu besar?

Nisa : He grew up in Medan.

          Dia besar di Medan.

Eric : And your sister? Where was your sister born?

          Dan saudarimu? Di mana saudarimu dilahirkan?

Nisa : My sister was born in Medan, too.

           Dia lahir di Medan juga.

Eric : Did your sister grow up in Medan, too?

          Apakah saudarimu besar di Medan juga?

Nisa : No, she didn't.

           Tidak.

Eric : So, where did she grow up?

          Lalu, di mana dia besar?

Nisa : She grew up in Bandung.

          Dia besar di Bandung.

Eric : When were your brother and sister born?

          Kapan saudara dan saudarimu lahir?

Nisa : Oh, I don't remember, Eric. Hey, why did you ask so many questions?

           Oh, saya tidak ingat, Eric. Hey, mengapa kamu mengajukan banyak sekali pertanyaan?

Eric : Well, I just want to practice my English.

           Ya, saya hanya ingin memprak tikkan bahasa Inggris saya.

Nisa : Ah, you must be serious.

           Ah, ada-ada saja kamu.

IBANA MANANG AHU LIRIK LAGU - RONI SIHITE

Vocal        : Roni Sihite

Song writer  : Roni Sihite

Arr. Music   : David Simanungkalit

Gitar        : Ade Putra Perdana Pasaribu

Produksi     : Anak Pakkat

Produser     : M. Sihotang (Anak Pakkat)



LIRIK:

Tung mansai denggan do hubunganta

Tung mansai uli pardonganonta

Ari-ari naung tabolus i ito

Tung mansai uli do hasian


Alai boasa dunghon saonari

Moru-moru saotik holongmi

Dung pajumpang ho dohot sidoli mantanmi

Gabe muba holongmi tu ahu


Reff :

Saonari dok ma tu ahu

Denggan hatahon hasian

Ibana manang ahu 2x

Na mangingani rohami


Molo tung holong dope roham

Tu sidoli naung gabe mantanmi

Hatahon denggan tu ahu 2x

Asa huboto laho mamingkiri i


Molo tung i nama na di roham

Dalani dalanmi, hudalani dalanhi


Tri Satya dan Dasa Darma Pramuka, Lengkap Beserta Penjelasannya

Sobat Parholong - Setiap anggota Pramuka harus mengerti dan memahami isi Tri Satya dan Dasa Darma Pramuka. Dengan menjalankan isi Tri Satya dan Dasa Darma, setiap anggota mampu mampu menjadi manusia yang berakhlak mulia.

Isi Tri Satya dan Dasa Darma Pramuka telah diatur dalam AD/ART Pramuka. Di mana keduanya memiliki peran yang berbeda dalam gerakan kepramukaan. Darma merupakan tuntutan, sedangkan satya merupakan janji.

Sesuai dengan namanya, Tri Satya mengandung tiga poin utama yang harus diikrarkan oleh para anggota pramuka. Ketiga poin inilah yang nantinya akan tercermin dalam setiap perilaku yang dimiliki para anggota. Berikut isi Tri Satya dan maknanya yang dilansir dari Kemdikbud.go.id:

Isi Tri Satya Pramuka

Secara bahasa, Tri Satya berasal dari dua kata, yaitu "Tri" yang berarti tiga dan "Satya" yang berarti janji. Sederhananya, Tri Satya adalah tiga janji yang mendasari gerakan pramuka. Adapun isi dari Tri Satya adalah sebagai berikut:

Demi kehormatanku, aku berjanji akan bersungguh-sungguh:

1. Menjalankan kewajibanku terhadap Tuhan, Negara Kesatuan Republik Indonesia dan mengamalkan Pancasila

2. Menolong sesama hidup dan mempersiapkan diri membangun masyarakat

3. Menepati Dasa Dharma


Makna Isi Tri Satya Pramuka

Menjalankan kewajibanku terhadap Tuhan, Negara Kesatuan Republik Indonesia dan mengamalkan Pancasila

Isi Tri Satya Pramuka poin pertama memiliki makna yang berkaitan erat dengan ketuhanan, negara, dan pancasila. Di mana setiap anggota pramuka wajib memercayai keberadaan Tuhan atau memeluk satu agama, sehingga dapat memenuhi kewajiban sebagai makhluk ber-Tuhan yang menjalankan perintah dan menghindari segala larangan agama.

Selain itu, poin pertama juga menjelaskan bahwa setiap anggota pramuka harus menjunjung tinggi kehormatan negara tercinta dengan mematuhi aturan perundang-undangan. Hal ini juga berlaku terkait berbagai hal mengenai negara, seperti dasar negara, lambang, bendera, pemerintahan, sampai lagu nasional.


Menolong sesama hidup dan mempersiapkan diri membangun

Isi Tri Satya Pramuka yang kedua menyangkut urusan kehidupan sosial, di mana setiap anggota pramuka pada dasarnya selalu membutuhkan pertolongan dari orang lain. Makna isi Tri Satya poin kedua ini menekankan pentingnya sikap saling tolong menolong antar sesama makhluk hidup.

Selain itu, anggota pramuka juga dituntut untuk melaksanakan kewajiban terhadap masyarakat dengan turut berpartisipasi dalam upaya membangun masyarakat.


Menepati Dasa Dharma

Poin ketiga dari isi Tri Satya ini menekankan pentingnya menepati 10 poin penting isi Dasa Darma Pramuka. Ada 10 poin yang harus senantiasa dijalankan dan dijadikan pedoman oleh setiap anggota pramuka.


Isi Dasa Darma Pramuka

Seperti yang sudah diketahui, Dasa Darma merupakan sepuluh kebijakan yang menjadi pedoman bagi Pramuka dalam kehidupan sehari-hari. Sejak 1961, dasa darma mengalami banyak perubahan hingga sekarang. Bahkan, rumusan Dasa Darma sudah diamandemen hingga empat kali, dan terakhir dirumuskan pada 1978.

Sebagai seorang anggota Pramuka wajib untuk hafal dan memahami makna isi dari dasa darma. Ada 10 poin penting isi dasa darma yang wajib dihafal, dipahami, dan dijadikan pedoman hidup, yaitu:

1. Takwa kepada Tuhan Yang Maha Esa

2. Cinta alam dan kasih sayang sesama manusia

3. Patriot yang sopan dan ksatria

4. Patuh dan suka bermusyawarah

5. Rela menolong dan tabah

6. Rajin, terampil dan gembira

7. Hemat, cermat dan bersahaja

8. Disiplin, berani dan setia

9. Bertanggung jawab dan dapat dipercaya

10. Suci dalam pikiran, perkataan dan perbuatan


Makna isi Dasa Darma Pramuka

1. Takwa Kepada Tuhan Yang Maha Esa

Isi dasa darma yang pertama adalah takwa kepada Tuhan Yang Maha Esa. Hal ini dimaksudkan agar setiap anggota pramuka harus memiliki sifat takwa kepada Tuhan dan menjunjung tinggi harkat dan martabatnya sebagai makhluk Tuhan.

Selain itu, seorang anggota pramuka juga dituntut untuk memiliki sikap toleransi yang tinggi dengan agama orang lain dan mempersilakan orang lain untuk beribadah sesuai dengan kepercayaannya.

2. Cinta Alam dan Kasih Sayang Sesama Manusia

Makna dari cinta alam dan kasih sayang sesama manusia adalah memiliki sifat cinta kasih tidak hanya ditujukan kepada manusia tetapi juga pada makhluk hidup yang lain. Dengan memiliki rasa cinta dan kasih, setiap anggota pramuka dapat mewujudkan lingkungan yang aman, nyaman, dan menyenangkan.

3. Patriot yang Sopan dan Ksatria

Setiap anggota pramuka harus memiliki sifat sopan dan ksatria. Dengan kata lain, seorang anggota pramuka wajib memiliki sopan santun saat menjalani kehidupan sehari-hari. Selain itu, mereka juga harus ikut serta dalam menjaga persatuan dan kesatuan negara Indonesia demi mewujudkan negara yang aman dan sejahtera.

4. Patuh dan Suka Bermusyawarah

Anggota pramuka juga harus senantiasa patuh dalam setiap tugas yang diberikan. Seorang pramuka harus siap dalam menghadapi perintah dan tidak boleh menolaknya. Dalam mengambil sebuah keputusan, mereka juga harus melalui musyawarah untuk mencapai kesepakatan bersama.

5. Rela Menolong dan Tabah

Tak hanya patuh dan memiliki sikap ksatria, seorang anggota pramuka juga harus rela menolong kepada sesama tanpa membeda-bedakan ras, suku, atau golongan. Dalam pelaksanaannya, mereka harus siap menghadapi segala cobaan dan musibah.

6. Rajin, Terampil, dan Gembira

Setiap anggota pramuka harus memiliki sikap yang rajin dalam menjalankan tugas tertentu. Dalam pelaksanaannya, anggota pramuka juga harus memiliki keterampilan dan kecakapan. Tentu saja, hal tersebut harus dilakukan dengan riang gembira.

7. Hemat, Cermat, dan Bersahaja

Hemat, cermat, dan bersahaja juga harus senantiasa menjadi pedoman setiap anggota pramuka saat menjalankan tugas. Untuk itu, sudah menjadi tugas setiap anggota untuk memiliki kebiasaan hemat dan harus cermat dalam menempatkan segala sesuatu sesuai dengan fungsi dan manfaatnya.

8. Disiplin, Berani, dan Setia

Setiap anggota pramuka juga harus memiliki sikap disiplin, berani, dan setia. Selain itu, seorang anggota juga harus berani menghadapi segala tantangan dan setia menjunjung tinggi kepanduannya.

9. Bertanggung Jawab dan Dapat Dipercaya

Salah satu sikap yang harus dimiliki anggota pramuka adalah bertanggung jawab dan dapat dipercaya. Dengan kata lain, anggota pramuka harus senantiasa berani bertanggung jawab atas segala perbuatan dan perilakunya. Dengan begitu, mereka dapat dipercaya dan tidak pernah mengkhianati kepercayaan yang diberikan.

10. Suci dalam Pikiran, Perkataan, dan Perbuatan

Dasa darma ke-10 adalah suci dalam pikiran, perkataan, dan perbuatan. Setiap tingkah laku mereka diharapkan bisa menjadi suri tauladan bagi masyarakat sehingga anggota pramuka dapat mengendalikan pikiran, perkataan, perbuatannya masing-masing.

10 Dasa Dharma Pramuka dan Penjelasannya Secara Lengkap

Sobat Parholong. Pramuka ( Praja Muda Karana ) memiliki sebuah tuntunan dan merupakan inti dari organisasi tersebut. Tuntunan Pramuka ini dinamakan sebagai Dasa Dharma. Dengan menjalankan Dasa Dharma ini, setiap anggota Pramuka dapat menjadi manusia yang berakhlak mulia.

Dasa Dharma terusun atas dua kata yaitu dasa dan dharma. Dasa artinya sepuluh sedangkan dharma artinya adalah sebuah perbuatan terpuji atau mulia. Sehingga Dasa Dharma dapat disimpulkan sebagai sepuluh tindakan terpuji atau mulia yang harus ditanamkan dan dijadikan pedoman oleh seluruh anggota Pramuka.

Dasa Dharma adalah sebuah pedoman mulia yang harus ditanamkan dalam kehidupan sehari-hari anggota Pramuka. Dasa Dharma mengandung pokok-pokok moral yang menjadi dasar anggota Pramuka untuk menjalankan sebuah tugas. Dengan mengamalkan Dasa Dharma, maka mereka bisa menanamkan nilai luhur yang akan bermanfaat dalam tata kehidupan.

Lantas, Apa Saja Dasa Dharma Pramuka?

Dasa Dharma Pramuka

Seperti yang telah dijelaskan sebelumnya bahwa Dasa Dharma Pramuka terdiri atas 10 pedoman mulia untuk anggota Pramuka dalam kehidupan sehari-hari. Sejak tahun 1961, Dasa Dharma Pramuka telah mengalami perubahan sampai sekarang. Nah sebagai anggota Pramuka wajib untuk hafal makna dari Dasa Dharma tersebut. Berikut kesepuluh Dasa Dharma Pramuka:

  1. Takwa kepada Tuhan Yang Maha Esa
  2. Cinta alam dan kasih sayang sesama manusia
  3. Patriot yang sopan dan ksatria
  4. Patuh dan suka bermusyawarah
  5. Rela menolong dan tabah
  6. Rajin, terampil dan gembira
  7. Hemat, cermat dan bersahaja
  8. Disiplin, berani dan setia
  9. Bertanggung jawab dan dapat dipercaya
  10. Suci dalam pikiran, perkataan dan perbuatan
Isi dan Makna 10 Dasa Dharma Pramuka

1. Takwa Kepada Tuhan Yang Maha Esa

Dasa Dharma yang pertama ini memiliki maksud supaya setiap anggota Pramuka memiliki sifat takwa terhadap Tuhan Yang Maha Esa serta menjunjung tinggi harkat dan martabatnya sebagai makhluk Tuhan. Selain itu, seorang anggota Pramuka juga harus memiliki sikap toleransi terhadap agama lain dan mempersilakan untuk beribadah sesuai kepercayaannya.

2. Cinta Alam dan Kasih Sayang Sesama Manusia

Seorang anggota Pramuka juga dituntut untuk memiliki cinta kasih bukan hanya kepada manusia melainkan juga kepada makhluk hidup yang lain. Dengan begitu, setiap anggota Pramuka bisa mewujudkan lingkungan yang aman, nyaman, dan menyenangkan.

3. Patriot yang Sopan dan Ksatria

Dasa Dharma selanjutnya adalah patriot yang sopan dan ksatria. Seorang anggota Pramuka harus memiliki sifat sopan santun ketika menjalani kehidupan sehari-hari. Selain itu, mereka juga wajib untuk ikut serta dalam menjaga persatuan dan kesatuan Negara Republik Indonesia demi mewujudkan negara yang aman dan sejahtera.

4. Patuh dan Suka Bermusyawarah

Setiap anggota Pramuka wajib untuk patuh dalam setiap tugas yang telah diberikan. Seorang anggota Pramuka wajib untuk menghadapi seluruh perintah dan tidak boleh untuk menolaknya. Selain itu, ketika mengambil keputusan, mereka juga tidak boleh sembarangan melainkan harus melalui musyawarah untuk mendapatkan kesepakatan bersama.

5. Rela Menolong dan Tabah

Setiap anggota Pramuka juga harus memiliki sikap rela menolong kepada sesama dengan tanpa membeda-bedakan suku, golongan, atau ras. Kemudian dalam pelaksanaannya mereka juga harus siap menghadapi berbagai cobaan dan musibah.

6. Rajin, Terampil dan Gembira

Seorang anggota Pramuka wajib memiliki sikap yang rajin ketika menjalankan sebuah tugas tertentu. Selain itu, setiap anggota Pramuka juga wajib untuk memiliki keterampilan dan kecakapan. Tentu saja, hal ini juga harus diiringi dengan perasaan yang gembira.

7. Hemat, Cermat dan Bersahaja

Saat menjalankan tugas, setiap anggota Pramuka harus memiliki sifat yang hemat, cermat, dan bersahaja. Oleh karena itu, telah menjadi tugas seluruh anggota Pramuka untuk memiliki kebiasaan hemat dan cermat ketika menempatkan segala sesuatu sesuai dengan manfaat dan fungsinya.

8. Disiplin, Berani dan Setia

Sikap selanjutnya yang harus dimiliki oleh setiap anggota Pramuka adalah disiplin, berani, dan setia. Setiap anggota Pramuka juga wajib memiliki sikap yang berani dalam menghadapi segala tantangan dan setia menjunjung tinggi kepanduannya.

9. Bertanggung jawab dan dapat dipercaya

Setiap anggota Pramuka harus berani bertanggung jawab atas semua perbuatan dan perilakunya. Selain itu, mereka harus bisa dipercaya dan tidak pernah mengkhianati kepercayaan yang telah diberikan.

10. Suci dalam pikiran, perkataan dan perbuatan

Dasa Dharma terakhir adalah suci dalam pikiran, perkataan dan perbuatan. Setiap perbuatan mereka diharapkan dapat menjadi tauladan untuk masyarakat sehingga anggota Pramuka bisa mengendalikan perkataan, perbuatan, pikirannya masing-masing.


Demikian mengenai 10 Dasa Dharma Pramuka beserta penjelasannya sobat Parholong.
SALAM PRAMUKA.

Lirik dan Chord Lagu PESAN TERAKHIR - Lyodra Margareta Ginting (Lyly)



Berikut ini lirik dan chord lagu "Pesan Terakhir" dari Lyodra (Lyly): 

[Intro] 

C G Am G 

F C Dm G 

C                               Am 

Telah kucoba terus bertahan 

F                  Dm       G 

Tentang cinta yang kurasa 

C                Am 

Ku mencinta kau tak cinta 

F                       Dm        G 

Tak sanggup ku terus bertahan

               F 

Sadarku tak berhak untuk 

          C 

terus memaksamu 

           Dm 

Memaksamu mencintaiku 

         Am G 

sepenuh hati 

Aku kan berusaha 

             C 

untuk melupakanmu 

F          Em 

Tapi terimalah 

          Dm         G 

permintaan terakhirku 

[Reff] 

           C                 G 

Genggam tanganku sayang 

                    Am              G 

Dekat denganku peluk diriku 

             F                C 

Berdiri tegak di depan aku 

                 Dm                    G 

Cium keningku tuk yang terakhir 

                     C            G 

Ku kan menghilang jauh darimu 

                     Am         G 

Tak terlihat sehelai rambut pun 

          F                       C 

Tapi di mana nanti kau terluka 

        Dm G              C 

Cari aku ku ada untukmu 

C    F      C 

Ku tak membencimu 

      Dm   Am         G 

Kuharap kau pun begitu 

F             C 

Tak ingin kau jauh 

Dm           Em 

Tapi takdir menginginkan kita 

        G 

Tuk berpisah 

[Reff] 

C                             G 

Genggam tanganku sayang 

                   Am              G 

Dekat denganku peluk diriku 

               F                 C 

Berdiri tegak di depan aku 

                 Dm                   G 

Cium keningku tuk yang terakhir 

                     C                G 

Ku kan menghilang jauh darimu 

                     Am         G 

Tak terlihat sehelai rambut pun 

          F                          C 

Tapi di mana nanti kau terluka 

      Dm       G             C 

Cari aku ku ada untukmu 

            F                          C 

Tapi di mana nanti kau terluka 

      Dm       G             C 

Cari aku ku ada untukmu


Demikian lagu galau sejuta umat. 

Song Written by Mario G. Klau

Produced by Tohpati

Lyric Video by Tresna Krisnadi



Petunjuk Lokasi Tes dan Jadwal Seleksi PPPK Guru 2021

Halo sobat Parholong - Sobat calon guru pasti sudah menanti-nantikan jadwal pelaksanaan seleksi PPPK Guru 2021 yang akan segera dilaksanakan.

Bagi PNS guru, seleksi PPPK Guru 2021 menggunakan sistem CAT-UNBK yang diselenggarakan oleh Kemendikbudristek.

Nah, bagi Anda yang sedang mencari lokasi untuk ujian tes pelaksanaan tes seleksi PPPK Guru 2021 bisa mulai dari sekarang mempersiapkan diri.

Kepala Pusat Pengembangan Sistem Seleksi BKN, Mohammad Ridwan, mengatakan Jangan lupa sesuai jadwal Kemendikbudristek tgl 9-12 Sep 2021 peserta Seleksi kompetensi Tahap I sudah bisa lihat lokasi tes. Di SSCASN pastinya.

Jadi para peserta PPPK Guru 2021, bisa mengecek lokasi tes melalui akun SSCASN masing masing.

Melalui akun twitter Mohammad Ridwan @abiridwan2173 menuliskan, Ingat ya, durasi SelKom 3 jam kurang 10 menit. Bawa perbekalan perang yg cukup dan taati prokes.

Kemudian untuk jadwal lengkap tes seleksi PPPK Guru 2021, tertuang dalam surat nomor 4461/B/GT.01.00/2021 tentang penyampaian jadwal tahapan pelaksanaan Seleksi guru ASN PPPK tahun 2021.


Berikut ini jadwal ujian PPPK Guru secara lengkap :

1.Pengumuman daftar peserta, waktu dan tempat seleksi PPPK Guru I : 9 September 2021

2.Cetak Kartu Peserta PPPK Guru : 9-12 September 2021

3.Pelaksanaan Seleksi Kompetensi I : 13 - 17 September 2021

4.Pengumuman Hasil Sanggah Kompetensi I : 24 September 2021

5.Massa sanggah I ( Masa pengajuan sanggah) : 24 - 27 September 2021

6.Jawab Sangah I ( Tanggapan Sanggah ) : 27 September - 5 Oktober 2021

7.Pengumuman Hasil Sanggah I : 5 Oktober 2021

8. Pengumuman dan Pemilihan Formasi II: 9 - 15 Oktober 2021

9. Pengumuman daftar peserta, waktu dan tempat seleksi PPPK Guru II: 22 Oktober 2021

10. Cetak Kartu Peserta PPPK Guru : 22-25 Oktober 2021

11. Pelaksanaan Seleksi Kompetensi II : 26 - 30 Oktober 2021

12. Pengumuman Hasil Sanggah Kompetensi II : 5 November 2021

13. Massa sanggah II ( Masa pengajuan sanggah) : 5-8 November 2021

14. Jawab Sangah II ( Tanggapan Sanggah ) : 8-15 November 2021

15. Pengumuman Hasil Sanggah II : 15 November 2021

16. Pengumuman dan Pemilihan Formasi III: 17-23 November 2021

17. Pengumuman daftar peserta, waktu dan tempat seleksi PPPK Guru III: 29 November 2021

18. Cetak Kartu Peserta PPPK Guru : 29 November - 1 Desember 2021.

19. Pelaksanaan Seleksi Kompetensi III : 2-6 Desember 2021

20. Pengumuman Hasil Sanggah Kompetensi II : 13 Desember 2021

21. Massa sanggah III ( Masa pengajuan sanggah) : 13-15 Desember 2021

22. Jawab Sangah III ( Tanggapan Sanggah ) : 15-22 Desember 2021

23. Pengumuman Hasil Sanggah III : 23 Desember 2021. 

SALAM PRAMUKA

 Fungsi Salam Pramuka

      Salam untuk melahirkan disiplin, tata tertib yang mewujudkan suatu ikatan jiwa yang kuat ke dalam maupun ke luar, yang hanya dapat dicapai dengan adanya saling menyampaikan penghormatan yang dilakukan secara tertib, sempurna dan penuh keikhlasan.


Macam-Macam Salam Pramuka

Salam pramuka digolongkan menjadi 3 macam:

1. Salam Biasa

Yaitu salam yang diberikan kepada sesama anggota Pramuka. Siapa yang melihat dulu dialah yang harus memberi salam terlebih dahulu tanpa aba-aba, tidak pandang pangkat, tua maupun muda. Salam tersebut dapat diberikan dengan posisi apapun sambil tersenyum.

2. Salam Hormat

        Yaitu salam yang diberikan kepada seseorang atau sesuatu yang kedudukannya lebih tinggi.

Untuk salam hormat diberikan kepada:

  1. Bendera kebangsan ketika dikibarkan atau diturunkan dalam suatu upacara.
  2. Jenazah yang sedang lewat atau akan dimakamkan.
  3. Kepala Negara atau wakilnya, Panglima tinggi, para duta besar, para menteri dan pejabat lainnya.
  4. Lagu Kebangsaan Indonesia Raya.

3. Salam Janji

        Yaitu salam yang dilakukan ketika ada anggota Pramuka yang sedang dilantik. Pemberian salam pramuka dilakukan ketika dilakukan pengucapan janji yaitu Tri Satya atau Dwi Satya. Salam janji juga diberikan pada saat pengucapan janji Trisatya dalam acara Ulang Janji.

Cara menggunakan dan mengucapkan Salam dengan benar.
1. Dalam Keadaan berhenti.
    a. Tanpa Peci/songkok/baret.
    Sikap sempurna, dengan gerakan cepat tangan di angkat kearah pelipis kanan, siku-siku 15 derajat seorang kedepan, kelima jari tangan rapat satu sama lain, telapak tangan seorang kebawah dan kekiri ujung jari tengah dan telunjuk mengenai pelipis.
Pergelangan tangan lurus, bahu tetap seperti dalam sikap sempurna, pandangan mata tertuju kepada yang diberi salam.
Jika selesai Salam, maka tangan di kembalikan secara cepat ke sikap sempurna kembali.

    b. Memakai Peci/songkok/baret.
    Pelaksanaan sama dengan no.1.a. perlu ditambah sedikit, yakni jari tengah dan telunjuk mengenai tepi bawah dan peci setinggi pelipis.

    c. Memakai Peci yang ada kelep.
    Pelaksanaan sama dengan no.1.a. hanya jari tengah mengenai ujung kelep.

    d. Membawa/menggunakan tongkat Pramuka
    Sikap sempurna, tongkat ditangan kanan disamping badan, diangkat sedikit, tangan kiri ditekukkan kekanan depan dada (antara dada dan perut), tangan kiri lurus rata-rata air kekanan, jari rapat dan ujung jari tengah menyentuh tongkat, pandangan lurus kepada yang diberi salam atau kepala dipalingkan kepada arah orang yang diberi salam.

2. Dalam keadaan berjalan.
    a. Jalan biasa.
    Dalam keadaan jalan biasa kemudian melaksanakan salam pelaksanaannya sama seperti no.1.a. dengan memalingkan muka atau kepala dan pandangan lurus tertuju kepada orang diberi salam.
Pelaksanaan salam + 3 langkah sesudahnya.

    b. Membawa/memakai tongkat Pramuka.
    - Sikap membawa Tongkat di muka badan.
    Tongkat dibawa/dipegang dua tangan dalam sikap membawa di muka badan, tangan tetap dimuka badan dalam keadaan berjalan, dengan memalingkan kepala ke arah orang yang diberi salam.

    - Tongkat disandang dikanan.
    Tetap dlam keadan jalan biasa, tangan kanan memegang tali sandang dengan bentuk siku-siku kedepan, tangan kiri ditekuk kekanan depan dada (seperti no.1.d.) kepala dipalingkan kepada orang yang diberi salam.

    -Tongkat disandang dikiri.
    Tetap dalam keadaan jalan biasa, tangan kiri memegang tali sandang, tangan kanan memberi salam seperti salam biasa dan pandangan lurus kepada orang yang diberi salam. 

3. Dalam keadaan membawa barang. 
    a. Barang Ringan. 
    Apabila membawa barang ringan di tangan kanan, maka barang tersebut dipindahkan ke tangan kiri, dan melakukan salam seperti biasa no.1.a.b.c. 
    b. Barang berat. 
    Apabila membawa barang yang berat atau membawa barang ditangan kiri dan kanan, maka salam cukup memalingkan muka/kepala dan mengucapkan “salam” atau cukup mengucapkan “salam” saja.











Pendidikan Kepramukaan Ekstrakurikuler Wajib Bagi Siswa

Dokumen yang berhubungan dengan Pendidikan Kepramukaan dan peraturan terbaru Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 63 Tahun 2014 tentang Pendidikan Kepramukaan sebagai Kegiatan Ekstrakurikuler Wajib pada Pendidikan Dasar dan Pendidikan Menengah, bisa dibaca di:

  1. UU No. 12 Tahun 2010 tentang Gerakan Pramuka
  2. Permendiknas No. 39 Tahun 2008 tentang Pembinaan Kesiswaan
  3. Kep. Kwarnas Gerakan Pramuka No. 231 Tahun 2007 tentang Juknis Gudep Gerakan Pramuka
  4. Kep. Kwarnas Gerakan Pramuka No. 54 Tahun 2013 tentang Juklak Karang Pamitran
  5. Permendikbud. No. 63 Tahun 2014 tentang Ekstrakurikuler Wajib Pendidikan Kepramukaan
  6. Permendikbud. No. 63 Tahun 2014 – (Lampiran 1)
  7. Permendikbud. No. 63 Tahun 2014 – (Lampiran 2)

Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 63 Tahun 2014 tentang Pendidikan Kepramukaan sebagai Kegiatan Ekstrakurikuler Wajib pada Pendidikan Dasar dan Pendidikan Menengah. Pendidikan Kepramukaan dilaksanakan untuk menginternalisasikan nilai ketuhanan, kebudayaan, kepemimpinan, kebersamaan, sosial, kecintaan alam, dan kemandirian pada peserta didik. Diharapkan nilai-nilai dalam sikap dan keterampilan sebagai muatan Kurikulum 2013 dan muatan Pendidikan Kepramukaan dapat bersinergi secara koheren.

Ekstrakurikuler adalah kegiatan pendidikan yang dilakukan Peserta Didik di luar jam belajar kurikulum standar. Kegiatan ekstrakurikuler ditujukan agar Peserta Didik dapat mengembangkan kepribadian, minat, dan kemampuannya di berbagai bidang di luar bidang akademik.


DASAR HUKUM PENDIDIKAN KEPRAMUKAAN

Dasar Hukum Pendidikan Kepramukaan sebagai Kegiatan Ekstrakurikuler Wajib pada Pendidikan Dasar dan Pendidikan Menengah, adalah:

  1. Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2003 Nomor 78, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4301);
  2. Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2010 tentang Gerakan Pramuka (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2010 Nomor 131, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 5169);
  3. Peraturan Pemerintah Nomor 19 Tahun 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan sebagaimana telah diubah dengan Peraturan Pemerintah Nomor 32 Tahun 2013 tentang Perubahan Atas Peraturan Pemerintah Nomor 19 Tahun 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2013 Nomor 71, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 5410);
  4. Peraturan Presiden Nomor 47 Tahun 2009 tentang Pembentukan dan Organisasi Kementerian Negara Republik Indonesia sebagaimana telah beberapa kali diubah terakhir dengan Peraturan Presiden Republik Indonesia Nomor 13 Tahun 2014;
  5. Peraturan Presiden Nomor 24 Tahun 2010 tentang Kedudukan, Tugas, Fungsi, Susunan Organisasi, dan Tata kerja Kementerian Negara Republik Indonesia sebagaimana telah beberapa kali diubah terakhir dengan Peraturan Presiden Nomor 14 Tahun 2014;
  6. Keputusan Presiden Nomor 84/P Tahun 2009 mengenai Pembentukan Kabinet Indonesia Bersatu II sebagaimana telah beberapa kali diubah terakhir dengan Keputusan Presiden Nomor 54/P Tahun 2014;
  7. Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 39 Tahun 2008 tentang Pembinaan Kesiswaan;
  8. Peraturan Menteri pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Nomor 67 Tahun 2013 tentang Kerangka Dasar dan Struktur Kurikulum SD/MI;
  9. Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Nomor 68 Tahun 2013 tentang Kerangka Dasar dan Struktur Kurikulum SMP/MTs.
  10. Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Nomor 69 Tahun 2013 tentang Kerangka Dasar dan Struktur Kurikulum SMA/MA;
  11. Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Nomor 70 Tahun 2013 tentang Kerangka Dasar dan Struktur Kurikulum SMK/MAK;
  12. Keputusan Kwartir Nasional Gerakan Pramuka Nomor 231 Tahun 2007 Tentang Petunjuk Penyelenggaraan Gugus depan Gerakan Pramuka; dan
  13. Keputusan Kwartir Nasional Gerakan Pramuka Nomor 056 Tahun 1982 Tentang Petunjuk Penyelenggaraan Karang Pamitran.

Pendidikan Kepramukaan adalah proses pembentukan kepribadian, kecakapan hidup, dan akhlak mulia pramuka melalui penghayatan dan pengamalan nilai nilai kepramukaan bagi siswa di Satuan Pendidikan adalah Sekolah Dasar/Madrasah Ibtidaiyah (SD/MI), Sekolah Menengah Pertama/ Madrasah Tsanawiyah (SMP/MTs), Sekolah Menengah Atas/Madrasah Aliyah (SMA/MA), dan Sekolah Menengah Kejuruan/Madrasah Aliyah Kejuruan (SMK/MAK). Gerakan Pramuka adalah organisasi yang dibentuk oleh pramuka untuk menyelenggarakan pendidikan kepramukaan. Pramuka adalah warga negara Indonesia yang aktif dalam pendidikan kepramukaan serta mengamalkan Satya Pramuka dan Darma Pramuka. Kepramukaan adalah segala aspek yang berkaitan dengan pramuka.

Pendidikan Kepramukaan dilaksanakan sebagai Kegiatan Ekstrakurikuler wajib pada pendidikan dasar dan menengah. Kegiatan Ekstrakurikuler wajib merupakan kegiatan ekstrakurikuler yang harus diikuti oleh seluruh peserta didik.

Pendidikan Kepramukaan dilaksanakan dalam 3 (tiga) Model meliputi Model Blok, Model Aktualisasi, dan Model Reguler. dan merupakan kegiatan wajib dalam bentuk perkemahan yang dilaksanakan setahun sekali dan diberikan penilaian umum. Model Aktualisasi merupakan kegiatan wajib dalam bentuk penerapan sikap dan keterampilan yang dipelajari didalam kelas yang dilaksanakan dalam kegiatan Kepramukaan secara rutin, terjadwal, dan diberikan penilaian formal. Model Reguler merupakan kegiatan sukarela berbasis minat peserta didik yang dilaksanakan di Gugus depan.

Pendidikan Kepramukaan berisi perpaduan proses pengembangan nilai sikap dan keterampilan. Pola Kegiatan Pendidikan Kepramukaan diwujudkan dalam bentuk upacara dan keterampilan Kepramukaan dengan menggunakan berbagai metode dan teknik. Upacara meliputi upacara pembukaan dan penutupan. Keterampilan Kepramukaan dilaksanakan sebagai perwujudan komitmen Kepramukaan dalam bentuk pembiasan dan penguatan sikap dan keterampilan sesuai dengan kebutuhan pembelajaran. Metode dan teknik dituangkan dalam bentuk belajar interaktif dan progresif disesuaikan dengan kemampuan fisik dan mental peserta didik.

Penilaian dalam Pendidikan Kepramukaan dilaksanakan dengan menggunakan penilaian yang bersifat otentik mencakup penilaian sikap dan keterampilan. Penilaian sikap dilakukan dengan menggunakan penilaian berdasarkan pengamatan, penilaian diri, dan penilaian teman sebaya. Penilaian keterampilan dilakukan dengan menggunakan penilaian unjuk kerja. Penilaian sikap dan keterampilan menggunakan jurnal pendidik dan portofolio.

Pengelolaan Pendidikan Kepramukaan sebagai kegiatan ekstrakurikuler wajib pada satuan pendidikan dasar dan menengah merupakan tanggung jawab kepala sekolah dengan pelaksana pembina pramuka. Pembina Pramuka adalah Guru kelas/Guru mata pelajaran yang telah memperoleh sertifikat paling rendah kursus mahir dasar atau Pembina Pramuka yang bukan guru kelas/guru mata pelajaran. Guru kelas/guru mata pelajaran yang melaksanakan tugas tambahan sebagai Pembina Pramuka dihitung sebagai bagian dari pemenuhan beban kerja guru dengan beban kerja paling banyak 2 jam pelajaran per minggu.

Pendidikan Kepramukaan sebagai kegiatan ekstrakurikuler wajib merujuk pada Pedoman Penyelenggaraan Pendidikan Kepramukaan sebagai Kegiatan Ekstrakurikuler Wajib dan Prosedur Operasi Standar (POS) Penyelenggaraan Pendidikan Kepramukaan sebagai Kegiatan Ekstrakurikuler Wajib. Pedoman Penyelenggaraan Pendidikan Kepramukaan sebagai Kegiatan Ekstrakurikuler Wajib merupakan bagian tidak terpisahkan dari Peraturan Menteri ini. Prosedur Operasi Standar (POS) Penyelenggaraan Pendidikan Kepramukaan sebagai Kegiatan Ekstrakurikuler Wajib merupakan bagian tidak terpisahkan dari Peraturan Menteri ini.

Pendidikan Kepramukaan sebagai Kegiatan Ekstrakurikuler Wajib pada Pendidikan Dasar dan Pendidikan Menengah. Secara konstitusional, pendidikan nasional: “…berfungsi mengembangkan kemampuan dan membentuk watak serta peradaban bangsa yang bermartabat dalam rangka mencerdaskan kehidupan bangsa, bertujuan untuk berkembangnya potensi peserta didik agar menjadi manusia yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berakhlak mulia, sehat, berilmu, cakap, kreatif, mandiri, dan menjadi warga negara yang demokratis serta bertanggung jawab (Pasal 3 Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 Tentang Sistem Pendidikan Nasional).

Pengembangan potensi peserta didik sebagaimana dimaksud dalam tujuan pendidikan nasional tersebut secara sistemik-kurikuler diupayakan melalui kegiatan intrakurikuler, kokurikuler, dan ekstrakurikuler. Kegiatan intrakurikuler diselenggaraakan melalui kegiatan terstruktur dan terjadwal sesuai dengan cakupan dan tingkat kompetensi muatan atau mata pelajaran. Kegiatan kokurikuler dilaksanakan melalaui penugasan terstruktur terkait satu atau lebih dari muatan atau mata pelajaran. Kegiatan ekstrakurikuler yang merupakan kegiatan terorganisasi/terstruktur di luar struktur kurikulum setiap tingkat pendidikan yang secara konseptual dan praktis mampu menunjang upaya pencapaian tujuan pendidikan.

Kegiatan ekstrakurikuler adalah program pendidikan yang alokasi waktunya tidak ditetapkan dalam kurikulum. Kegiatan ekstra-kurikuler merupakan perangkat operasional (supplement dan complements) kurikulum, yang perlu disusun dan dituangkan dalam rencana kerja tahunan/kalender pendidikan satuan pendidikan. Kegiatan ekstrakurikuler menjembatani kebutuhan perkembangan peserta didik yang berbeda; seperti perbedaan rasa akan nilai moral dan sikap, kemampuan, dan kreativitas. Melalui partisipasinya dalam kegiatan ekstrakurikuler peserta didik dapat belajar dan mengembangkan kemampuan berkomunikasi, bekerja sama dengan orang lain, serta menemukan dan mengembangkan potensinya. Kegiatan ekstrakurikuler juga memberikan manfaat sosial yang besar.

Dalam Kurikulum 2013, pendidikan kepramukaan ditetapkan sebagai kegiatan ekstrakurikuler wajib. Hal ini mengandung makna bahwa pendidikan kepramukaan merupakan kegiatan ekstrakurikuler yang secara sistemik diperankan sebagai wahana penguatan psikologis-sosial-kultural (reinfocement) perwujudan sikap dan keterampilan kurikulum 2013 yang secara psikopedagogis koheren dengan pengembangan sikap dan kecakapan dalam pendidikan kepramukaan. Dengan demikian pencapaian Kompetensi Inti Sikap Spiritual (KI-1), Sikap Sosial (KI-2), dan Keterampilan (KI-3) memperoleh penguatan bermakna (meaningfull learning) melalui fasilitasi sistemik-adaptif pendidikan kepramukaan di lingkungan satuan pendidikan.

Untuk mencapai tujuan tersebut, dilakukan kegiatan–kegiatan melalui di lingkungan sekolah (intramural) dan di luar sekolah (ekstramural) sebagai upaya memperkuat proses pembentukan karakter bangsa yang berbudi pekerti luhur sesuai dengan nilai dan moral Pancasila. Pendidikan Kepramukaan dinilai sangat penting. Melalui pendidikan kepramukaan akan timbul rasa memiliki, saling tolong menolong, mencintai tanah air dan mencintai alam. Karenanya Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan mewajibkan setiap sekolah melaksanakan ekstrakurikuler pendidikan kepramukaan.

Koherensi proses pembelajaran yang memadukan kegiatan intrakurikuler dan ekstrakurikuler, didasarkan pada dua alasan dalam menjadikan Pendidikan Kepramukaan sebagai Ekstrakurikuler Wajib. Pertama, dasar legalitasnya jelas yaitu Undang-Undang (UU) Nomor 12 Tahun 2010 tentang Gerakan Pramuka. Kedua, pendidikan kepramukaan mengajarkan banyak nilai-nilai, mulai dari nilai-nilai Ketuhanan, kebudayaan, kepemimpinan, kebersamaan, sosial, kecintaan alam, hingga kemandirian. Dari sisi legalitas pendidikan kepramukaan merupakan imperatif yang bersifat nasional, hal itu tertuang dalam Undang–Undang Republik Indonesia Nomor 12 Tahun 2010 tentang Gerakan Pramuka.

Dalam Kurikulum 2013, kepramukaan ditetapkan sebagai kegiatan ekstrakurikuler wajib pada pendidikan dasar (SD/MI dan SMP/MTs) dan pendidikan menengah (SMA/MA dan SMK/MAK). Pelaksanaannya dapat bekerja sama dengan Kwartir Ranting atau Kwartir Cabang. Oleh karena itu Pendidikan Kepramukaan sebagai Ekstrakurikuler Wajib merupakan program kegiatan yang harus diikuti oleh seluruh peserta didik, terkecuali peserta didik dengan kondisi tertentu yang tidak memungkinkan untuk mengikutinya. Untuk itu maka ditetapkan Pedoman Penyelenggaraan Pendidikan Kepramukaan sebagai Ekstrakurikuler Wajib, sebagai rujukan normatif dan programatik semua unsur pemangku kepentingan pada tingkat nasional, provinsi, kabupaten/kota, dan satuan pendidikan.


PENDIDIKAN KEPRAMUKAAN SEBAGAI EKSTRAKURIKULER WAJIB

Ekstrakurikuler adalah kegiatan pendidikan yang dilakukan Peserta Didik di luar jam belajar kurikulum standar. Kegiatan ekstrakurikuler ditujukan agar Peserta Didik dapat mengembangkan kepribadian, minat, dan kemampuannya di berbagai bidang di luar bidang akademik. Ekstrakurikuler Wajib merupakan program ekstrakurikuler yang harus diikuti oleh seluruh peserta didik, terkecuali bagi Peserta Didik dengan kondisi tertentu yang tidak memungkinkan untuk mengikuti kegiatan Ekstrakurikuler tersebut. Gerakan Pramuka adalah organisasi yang dibentuk oleh pramuka untuk menyelenggarakan pendidikan kepramukaan.

Pramuka adalah warga negara Indonesia yang aktif dalam pendidikan kepramukaan serta mengamalkan Satya Pramuka dan Darma Pramuka. Kepramukaan adalah proses pendidikan di luar lingkungan sekolah dan di luar lingkungan keluarga dalam bentuk kegiatan menarik, menyenangkan, sehat, teratur, terarah, praktis yang dilakukan di alam terbuka dengan Prinsip Dasar Kepramukaan dan Metode Kepramukaan, yang sasaran akhirnya pembentukan watak, akhlak, dan budi pekerti luhur (SK. Kwarnas No. 231 Thn 20017). Pendidikan Kepramukaan adalah proses pembentukan kepribadian, kecakapan hidup, dan akhlak mulia Pramuka melalui penghayatan dan pengamalan nilai-nilai kepramukaan.

Gugus Depan (Gudep) adalah satuan pendidikan dan satuan organisasi terdepan penyelenggara pendidikan kepramukaan. Kwartir adalah satuan organisasi pengelola Gerakan Pramuka yang dipimpin secara kolektif pada setiap tingkatan wilayah. Majelis Pembimbing adalah dewan yang memberikan bimbingan kepada satuan organisasi Gerakan Pramuka. Pembina Pramuka adalah anggota dewasa Gerakan Pramuka. Pem-bina bertugas merencanakan, melaksanakan, dan mengawasi pelaksanaan kegiatan kepramukaan di tingkat Gudep. Model Blok adalah pola kegiatan Pendidikan Kepramukaan sebagai Ekstrakurikuler Wajib yang diselenggarakan pada awal tahun ajaran baru. Model Aktualisasi adalah pola Pendidikan Kepramukaan sebagai Ekstrakurikuler Wajib yang dilaksanakan setiap satu minggu sekali. Kursus Pembina Pramuka Mahir Tingkat Dasar yang kemudian disebut KMD adalah kursus yang diselenggarakan bagi anggota dewasa dan Pramuka Pandega yang akan membina anggota muda di gugus depan. Kursus Pembina Pramuka Mahir Tingkat Lanjutan yang kemudian disebut KML adalah jenjang pendidikan tertinggi bagi Pembina Pramuka sebagai lanjutan dari KMD. Pramuka Siaga adalah anggota Gerakan Pramuka rentang usia 7 sampai 10 tahun. Pramuka Penggalang adalah anggota Gerakan Pramuka rentang usia 11 sampai 15 tahun. Pramuka Penegak adalah anggota Gerakan Pramuka rentang usia 16 sampai 20 tahun.

Barung adalah kelompok teman sebaya usia antara 7 – 10 tahun yang disebut Pramuka Siaga (SK. Kwarnas No. 231 Thn 20017). Regu adalah kelompok belajar interaktif teman sebaya usia antara 11-15 tahun yang disebut Pramuka Penggalang (SK. Kwarnas No. 231 Thn 20017). Sangga adalah kelompok belajar interaktif teman sebaya usia antara 16 – 20 tahun yang disebut Pramuka Penegak (SK. Kwarnas No. 231 Thn 20017). Perindukan adalah satuan gerak untuk golongan Pramuka Siaga yang menghimpun barung dan dipimpin oleh Pembina perindukan (SK. Kwarnas No. 231 Thn 20017). Pasukan adalah satuan gerak untuk golongan Pramuka Penggalang yang menghimpun regu dan dipimpin oleh Pembina Pasukan (SK. Kwarnas No. 231 Thn 20017). Ambalan adalah satuan gerak untuk golongan Pramuka Penegak, yang menghimpun sangga dan dipimpin oleh Pradana dengan pendamping Pembina Ambalan (SK. Kwarnas No. 231 Thn 20017). Racana adalah satuan gerak untuk golongan Pramuka Pandega, dan dipimpin oleh Ketua Dewan Racana Pandega dengan pendamping Pembina Racana (SK. Kwarnas No. 231 Thn 20017). Karang Pamitran adalah pertemuan Pembina Pramuka untuk mempererat hubungan kekeluargaaan dan persaudaraan serta meningkatkan pengetahuan, pengalaman dan kepemimpinannya (SK. Kwarnas No. 056 Tahun 1982). Intramural kegiatan dilaksanakan didalam lingkungan sekolah. Ekstramural kegiatan dilaksanakan diluar lingkungan sekolah.

Soal Pilihan Ganda dan Jawaban tentang INTRODUCING

 1. David : “Hi… how do you do?"

    Martin : “………”

    Complete these dialogue!

    A. How do you do

    B. I'm fine, and you?

    C. Isn't nice day?

    D. I'm happy, how about you?


2. Cavin: “Hi. My name is Cavin. Pleased to meet you ”

Barbara: “Hi Cavin. My name is Barbara ­___________”

    A. Good bye

    B. See you next year

    C. Pleased to meet you too

    D. Long time no see you


3. Andi : Hi, how do you do?. My name is Andi

    Aldi  : ………….........

    A. That’s great. My name is Aldi

    B. My name is Aldi. Very good, thank you

    C. That’s okay. My name is Aldi

    D. How do you do, my name is Aldi


4. Maria: “Hi, Ria! It’s time for me to go to School right now. See you later”

    Ria : …

A. See you. Bye

B. Please go, won't you?

C. Okay! Thank you

D. Yes, please!


5. Yuli: Agus, I’d like to introduce my self. _____ a new student in this school.

    Agus: How do you do? It’s nice to meet you.

A. She's Yuli

B. You're Agus

C. I'm yuli

D. I'm Agus


6. Rendy : Bob, ……… to my classmate, Tom?

    Bobby : With pleasure.

    Rendy : Tom, this is Bobby, my close friend.

    Tom     : Hi, nice to meet you, Bob.

    Bobby : Glad to meet you, Tom.

A. Do you know

B. May I introduce you

C. Have you known

D. Have you seen


7. "May I introduce my friends?"

The expressions above to express....

A. An introduction myself

B. A greeting

C. An introduction people

D. A parting


8. What is your expression to introduce yourself if you meet someone for the first time?

A. Ayu, this is Galih, my friend here

B. Hello, may introduce my self

C. Have you meet my friend. Via?

D. I must introduce myself


9. Joko : Sri, ...

   Sri     : I am delighted to meet you.

   Santo: I am delighted to meet you, too.

A. Santo is my friend

B. I would like to meet my friend, Santo

C. Please introduce yourself

D. Don't you know Santo is my friend


10. Raja : Good afternoon. May I introduce myself? My name is

Raja Fahlevi. I am a student of SMKN 7 Lhokseumawe

We use the italicized words to express an....

A. Introducing others

B. greeting

C. Introduction oneself

D. Advice

Lirik Lagu - PAIMA - Jun Munthe ft. Rey Hutabarat (Batak)

Judul     : Paima

Vocal     : Jun Munthe ft. Rey Hutabarat

Ciptaan : Panjotik Silaen

PAIMA

Paima jo ito satongkin na i

paima jo ito satongkin na i

satongkin na i pe

satongkin na i pe

satongkin na i pe ito

satongkin na i pe ito 


Laho ma ho molo na ingkon laho

tulus ma dalan mi tu luat na dao

di son do au ito

di son do au paimaima ho


Unang pola melos bunga i 

asa mulak ho sian ranto mi

i ma bunga na uli

bunga na solot di obukhi


Asa mulak ma jo ho mulak tu huta i

di si do naung di suan pusok mi

unang leleng sai diordior di ranto mi

di son pe boi do sonang ngolu mi

di lambung mi tung sonang rohangki


Nunga hos mata ni ari i

melos dohot bunga na di lehon mi

hu ingot ma sude

hata na mambahen sabam rohangki

di topi ni sampuran na uli

di toru ni batu na mansai timbo

di si do didok ho

holong ni roha mi

umbahen marbungabunga rohangki


Asa mulak ma jo ho mulak tu huta i

di si do naung di suan pusok mi

unang leleng sai diordior di ranto mi

di son pe boi do sonang ngolu mi

di lambung mi tung sonang rohangki


Asa mulak ma jo ho mulak tu huta i

di si do naung di suan pusok mi

unang leleng sai diordior di ranto mi

di son pe boi do sonang ngolu mi

di lambung mi tung sonang rohangki



Lirik dan Terjemahan - Ajari Au Tuhan Mangalupahon - Nirwana Trio (Lagu Batak Terbaru 2021)

Judul Lagu        : Ajari Au Tuhan Mangalupahon

Cipta                 : Hendro Sinambela

Music Arranger : Rafael Sitorus


@Copyright CMD Record 2021


Lirik:

Ajari Au Tuhan Mangalupahon


Aut sugari ma na uju i tahe

(Andaikan saja waktu itu)

dang pajumpang au dohot ho

(aku tak bertemu denganmu)

dang hilalaonku bahagia

(mungkin tak akan kurasakan bahagia)

na mambahen au tarhirim au balos ni cinta

(yang membuat aku menanti akan balasnya cinta)


Aut sugari ma tibo huboto ito

(andaikan saja waktu itu aku sadar lebih awal)

dang na tutu holong roham tu au

(ternyata kau tidak memiliki perasaan untuk diriku)

dang na lehononku holongki tu ho 

(Mungkin tak akan kuberikan cinta dan perasaan ini)

umbahen songon on sitaononku

(yang membuat hati jadi seperti ini)


Ajari au Tuhan mangalupahon

(Tuhan Tolong ajarkan aku untuk melupakan)

sude na naung tardalani au dohot ibana

(segala yang terjadi antara aku dan dirinya)

tung mancai dokdok do ngolukki

(sungguh pahit rasanya jalan hidupku ini)

tung haccit pe rohakki holonghi nga tung bagas tu ho

(walaupun terasa teramat sakit, Namun Rasa ini teramat dalam untuk dirimu)


Contoh Kata Sambutan Panitia MPLS

Para Panitia MPLS (Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah) dimanapun berada. Pada kesempatan sekarang ini saya akan berbagi contoh kata sambutan untuk pembukaaan kegiatan MPLS yang sebentar lagi akan dilaksanakan, baik di SMP maupun SMA/SMK, dan ini diharapkan dapat menjadi bahan persiapan untuk Bapak/Ibu guru yang akan tampil berbicara di hadapan para peserta MPLS pada tahun ajaran baru 2017/2018.

Berikut contohnya:

Puji dan syukur kita panjatkan kehadirat Tuhan Yang Maha Kuasa atas berkat dan rahmatnya kita masih diberikan kesehatan dan sukacita untuk memulai ajaran baru di Yayasan Perguruan Markus Tangerang T.P 2021/2022. Keluarga besar SMK Markus mengucapakan selamat datang kepada peserta didik baru kelas X sudah mempercayakan pendidikannya di SMK Markus.

Mengawali tahun pelajaran 2021/2022 seluruh peserta didik baru wajib mengikuti kegiatan MPLS yang akan berlangsung mulai tanggal 12-14 Juli 2021. Kegiatan ini akan dipandu oleh bapak/ibu guru dengan dibantu pengurus OSIS dalam kepanitiaan MPLS.  

Pada tahun ajaran baru ini kegiatan MPLS dilaksanakan secara virtual. Pandemi Covid-19 saat ini sedang mengalami peningkatan sehingga untuk menghindari menularnya wabah ini kegiatan MPLS kita laksanakan secara virtual namun tidak akan mengurangi semangat kita dalam melaksanakan MPLS.

Selama kegiatan ini berlangsung kami berharap peserta didik dapat memperoleh pengalaman baru yang menyenangkan, mengenal teman-teman baru, kakak-kakak kelas, para guru dan karyawan dan yang paling utama lingkungan sekolah sebagai wawasan wiyata mandala tempat kalian belajar selama tiga tahun kedepan.  

Ikutilah segala tata tertib yang berlaku selama kalian mengikuti kegiatan MPLS ini, agar kalian nantinya terbiasa mentaati tata tertib yang berlaku di sekolah kita ini, sehingga kalian menjadi peserta didik yang baik, yang berdisiplin tinggi dan berakhlaq mulia.

Gunakanlah dengan sebaik-baiknya kegiatan MPLS ini untuk mengenal dan mengetahui lebih jauh tentang situasi dan lingkungan yang berhubungan dengan sekolah kita ini, baik menyangkut kegiatan kurikuler, ekstrakurikuler, lingkungan dan lain sebagainya.

Kami percaya, bahwa Peserta Didik sekalian adalah anak-anak yang cerdas dan taat. Oleh sebab itu, mari kita sukseskan kegiatan MPLS ini dengan kegiatan-kegiatan yang sesuai dengan amanat menteri pendidikan Republik Indonesia. Semuanya itu diperuntukan bagi kalian, agar dapat mengembangkan bakat, prestasi dan hobby yang sesuai dengan minat kalian masing-masing.

Semoga kegiatan ini dapat menjadikan siswa/siswi yang beriman, berdisiplin, dan bermutu. Selamat mengikuti MPLS, sukses untuk kalian semua.

Tuhan Yang Maha Kuasa melindungi kita. 

Amin.


Mengenal "Super Flu": Mengapa Gejalanya Terasa Lebih Berat?

Istilah "Super Flu" sering muncul di media sosial dan berita belakangan ini. Meskipun ini bukan istilah medis resmi, masyarakat me...